ANALISIS PEMENUHAN HAK-HAK PEKERJA PEREMPUAN DI HOME INDUSTRY ATJUN TAILOR PERSPEKTIF HUKUM POSISTIF DAN HUKUM ISLAM

Elsa Aprilianti, (2026) ANALISIS PEMENUHAN HAK-HAK PEKERJA PEREMPUAN DI HOME INDUSTRY ATJUN TAILOR PERSPEKTIF HUKUM POSISTIF DAN HUKUM ISLAM. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120058_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120058_2_bab1.pdf

Download (365kB)
[img] Text
2283120058_6_bab5.pdf

Download (128kB)
[img] Text
2283120058_7_dafpus.pdf

Download (293kB)

Abstract

Perlindungan terhadap pemenuhan hak-hak pekerja perempuan dalam hukum positif diatur dalam ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja yang mencakup hak cuti, perlindungan jam kerja, perlindungan upah serta larangan diskriminasi di lingkungan kerja. Sementara itu, dalam perspektif hukum Islam, persoalan ketenagakerjaan termasuk dalam kajian fiqh muamalah khususnya pada konsep ijarah atau ujrah yang berkaitan dengan jasa tenaga kerja dan imbalan atas manfaat yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan hak-hak pekerja perempuan di Home Industry Atjun Tailor berdasarkan ketentuan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja serta meninjaunya dalam perspektif fiqh muamalah, khususnya terkait upah dan mengidentifikasi faktor-faktor penghambatnya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan sebuah metode kuallitatif dengan pendekatan yuridis empiris adalah penelitian yang mengggunakan bahan-bahan hukum serta menganalisis berdasarkan fakta yang ada di lapangan yang berkaitan dengan objek penelitian. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan dan study lapangan, maka prosedur dalam perolehan data penelitian ini merupakan hasil dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemenuhan hak pekerja perempuan di Atjun Tailor telah terlaksana dalam praktik, namun belum optimal. Meskipun akad kerja sah secara hukum Islam, masih terdapat kekurangan dalam kejelasan perjanjian, pengupahan, dan perlindungan kerja sehingga belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum positif. Adapun faktor penghambat dalam pemenuhan hak-hak tersebut antara lain keterbatasan anggaran, kurangnya kesadaran pemilik serta minimnya pengetahuan dan sosialisasi terkait peraturan ketenagakerjaan. Kata Kunci: Analisis, Pekerja Perempuan, Hukum Positif, Hukum Islam.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 17 Jul 2026 02:58
Last Modified: 17 Jul 2026 02:58
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18905

Actions (login required)

View Item View Item