Musyaddad AHJ, (2026) STUDI YURIDIS DAN SOSIOLOGIS ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 39 TAHUN 1999 TENTANG HAK ASASI MANUSIA DAN PENERAPANNYA (Studi Kasus Aksi Demonstrasi 30 Agustus 2025 di Kabupaten Cirebon). Bachelor thesis, S1-Hukum Tatanegara Islam UIN SSC.
|
Text
2283130101_1_cover.pdf Download (809kB) |
|
|
Text
2283130101_2_bab1.pdf Download (457kB) |
|
|
Text
2283130101_6_bab5.pdf Download (252kB) |
|
|
Text
2283130101_7_dafpus.pdf Download (251kB) |
Abstract
HAK kebebasan berpendapat merupakan hak dasar yang melekat pada setiap individu dan menjadi salah satu pilar utama dalam negara hukum. Di Indonesia, pengaturan mengenai hak kebebasan berpendapat telah diakomodasi dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. Namun demikian, dalam praktiknya masih terdapat berbagai permasalahan dalam penegakan HAM, khususnya terkait kebebasan berpendapat di muka umum. Fenomena ini tercermin dalam peristiwa aksi demonstrasi pada tanggal 30 Agustus 2025 di Kabupaten Cirebon yang diduga diwarnai tindakan represif aparat penegak hukum. Penelitian ini membahas penerapan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia dalam pelaksanaan demonstrasi tanggal 30 Agustus 2025 di Kabupaten Cirebon, khususnya terkait hak kebebasan berpendapat dan berekspresi. Penelitian ini juga mengkaji tindakan aparat penegak hukum dalam menangani demonstrasi dari perspektif yuridis dan sosiologis, serta faktor-faktor yang menyebabkan dugaan pelanggaran HAM, guna menganalisis kesesuaian antara aturan hukum dan praktik di masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode yuridis sosiologis dengan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian studi kasus. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji kesesuaian antara norma hukum yang berlaku dengan realitas sosial di lapangan. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan massa aksi, aparat kepolisian, serta lembaga bantuan hukum yang terkait dengan peristiwa tersebut. Hasil kajian menunjukkan bahwa masih terdapat kesesuaian antara pengaturan hukum mengenai HAM dengan implementasinya dalam penanganan aksi demonstrasi. Praktik di lapangan menunjukkan kesesuaian yuridis terhadap prinsip-prinsip hak kebebasan berpendapat, khususnya dalam aspek kebebasan berekspresi dan perlindungan terhadap warga negara. Secara sosiologis Faktor�faktor yang mempengaruhi kondisi kebebasan berpendapat terlaksana adalah kesesuaian penerapan hak kebebasan berpendapat dengan tidak melanggar hak-hak dari orang lain yang dilundungi secara hukum Kata kunci: Hak Asasi Manusia, Demonstrasi, Penegakan Hukum, Undang�Undang No. 39 Tahun 1999, Yuridis Sosiologis.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:23 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:23 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18933 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

