SITI NUR HALIZA, (2026) Studi Etika Kantian Pada Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati Karya Brian Khrisna: Analisis Dilema Moral dan Imperatif Kategoris. Bachelor thesis, S1- AFI.
|
Text
1908303041_1_cover.pdf Download (615kB) |
|
|
Text
1908303041_2_bab1.pdf Download (426kB) |
|
|
Text
1908303041_6_bab5.pdf Download (51kB) |
|
|
Text
1908303041_7_dafpus.pdf Download (201kB) |
Abstract
Fenomena krisis makna hidup, kesehatan mental, dan kecenderungan bunuh diri menjadi persoalan yang semakin mengemuka dalam kehidupan masyarakat modern. Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Khrisna merepresentasikan pergulatan batin individu yang berada dalam kondisi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindakan dan dilema moral tokoh utama dalam novel serta menilainya berdasarkan teori Imperatif Kategoris Immanuel Kant. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan filsafat moral serta teknik analisis teks melalui perumusan maksim tindakan yang kemudian diuji menggunakan formula universalitas, kemanusiaan, dan otonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan tokoh utama pada awalnya didominasi oleh kondisi heteronom, di mana keputusan diambil berdasarkan dorongan emosional, keputusasaan, dan kepentingan subjektif, sehingga tidak memenuhi prinsip universalitas dan otonomi dalam etika Kantian. Selain itu, ditemukan pula tindakan yang tidak sejalan dengan prinsip kemanusiaan karena kecenderungan tokoh untuk memandang kehidupannya semata dari sudut penderitaan yang ingin diakhiri. Namun, dalam perkembangan cerita, tokoh utama menunjukkan perubahan cara pandang terhadap dirinya dan kehidupannya yang ditandai dengan munculnya tindakan yang lebih menghormati nilai kemanusiaan, seperti bersikap jujur, menolak eksploitasi, dan membantu individu lain. Pada akhir cerita, tokoh utama menolak tindakan bunuh diri dan memilih untuk mempertahankan hidupnya setelah melalui proses refleksi terhadap pengalaman serta makna kehidupannya. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa perjalanan moral tokoh utama bergerak dari tindakan yang didominasi heteronomi menuju kecenderungan otonomi moral dalam kerangka etika Kantian, meskipun unsur emosional dan pengalaman personal masih memengaruhi pertimbangannya.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Filsafat Agama |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 28 Jul 2026 07:05 |
| Last Modified: | 28 Jul 2026 07:05 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19301 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

