HADIS MEMBANGUN KARAKTER SANTRI MENURUT K.H HASYIM ASY’ARI (STUDI ATAS KITAB ADABUL ALIM WAL MUTA’ALIM PERSPEKTIF HERMENEUTIKA GADAMER)

Muhammad Rafli, (2026) HADIS MEMBANGUN KARAKTER SANTRI MENURUT K.H HASYIM ASY’ARI (STUDI ATAS KITAB ADABUL ALIM WAL MUTA’ALIM PERSPEKTIF HERMENEUTIKA GADAMER). Bachelor thesis, S1- ILHA.

[img] Text
2285140011_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2285140011_2_bab1.pdf

Download (269kB)
[img] Text
2285140011_6_bab5.pdf

Download (192kB)
[img] Text
2285140011_7_dafpus.pdf

Download (199kB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh krisis karakter yang terjadi di kalangan pelajar, termasuk di lingkungan pesantren. Pendidikan cenderung terlalu fokus pada kecerdasan intelektual dan mengabaikan penanaman adab secara mendalam. K.H. Hasyim Asy'ari melalui kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim menawarkan solusi berupa panduan pembentukan karakter santri yang berlandaskan pada hadis-hadis Nabi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas hadis-hadis tentang pembangunan karakter santri yang dikutip oleh K.H. Hasyim Asy'ari serta memahami bagaimana beliau menafsirkan hadis-hadis tersebut dalam konteks pendidikan pesantren di Nusantara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Analisis data dilakukan dengan dua kerangka teori utama, yaitu kaidah kesahihan hadis untuk meneliti kualitas sanad dan matan, serta hermeneutika filosofis Hans-Georg Gadamer untuk menganalisis pemahaman K.H. Hasyim Asy'ari terhadap hadis-hadis yang dikutip. Data primer diperoleh dari kitab Adabul 'Alim wal Muta'allim, sedangkan data sekunder bersumber dari berbagai literatur tentang pemikiran K.H. Hasyim Asy'ari, ilmu hadis, dan pendidikan karakter. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa: pertama, kualitas hadis�hadis yang menjadi rujukan utama K.H. Hasyim Asy'ari terbukti berkualitas shahih dan hasan. Hadis tentang karakter qana'ah dan kesederhanaan berkualitas shahih (riwayat Muslim), hadis tentang keutamaan belajar dan mengajar di masjid berkualitas hasan (riwayat ath-Thabrani), serta hadis tentang kewajiban terlibat dalam majelis ilmu berkualitas dha'if namun maknanya tetap shahih dan dapat digunakan untuk motivasi. Kedua, pemahaman K.H. Hasyim Asy'ari terhadap hadis-hadis tersebut sangat dipengaruhi oleh tiga faktor, yaitu latar belakang keilmuannya sebagai ahli hadis yang belajar di Mekkah, tradisi pesantren yang menjunjung tinggi adab, serta konteks kolonial. Beliau berhasil menghubungkan pesan universal hadis dengan realitas santri di Nusantara, yang menghasilkan rumusan adab-adab praktis seperti ta'dzim (hormat kepada guru), ikhlas, sabar, tawadhu', wara', disiplin, dan tafaqquh fiddin. Nilai-nilai karakter tersebut bertujuan membentuk santri yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 03 Aug 2026 01:58
Last Modified: 03 Aug 2026 01:58
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19458

Actions (login required)

View Item View Item