ANALISIS PENYESUAIAN PENYATUAN JADWAL WAKTU SALAT KOTA DAN KABUPATEN CIREBON DALAM PERSPEKTIF ILMU FALAK

Pundi Ayu Sapitri, (2026) ANALISIS PENYESUAIAN PENYATUAN JADWAL WAKTU SALAT KOTA DAN KABUPATEN CIREBON DALAM PERSPEKTIF ILMU FALAK. Bachelor thesis, S1-Ilmu Falak UIN SSC.

[img] Text
2283140004_1_cover.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2283140004_2_bab1.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2283140004_6_bab5.pdf

Download (710kB)
[img] Text
2283140004_7_dafpus.pdf

Download (1MB)

Abstract

Perbedaan jadwal waktu salat antara Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon menunjukkan adanya selisih waktu meskipun kedua wilayah tersebut secara astronomis berada dalam kawasan yang relatif homogen dan memiliki rentang bujur yang sempit. Dalam praktiknya, Kota Cirebon umumnya lebih dahulu memasuki waktu salat sekitar satu menit dibandingkan Kabupaten Cirebon. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai relevansi penggunaan dua jadwal waktu salat yang terpisah berdasarkan batas administratif, padahal secara falakiyah selisih waktu yang terjadi sangat kecil. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kelayakan penyatuan jadwal waktu salat Kota dan Kabupaten Cirebon ditinjau dari letak astronomis keduanya, serta menganalisis kesesuaian penyatuan jadwal berdasarkan algoritma hisab awal waktu salat Kementerian Agama Republik Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan komparatif dengan jenis penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif matematis. Data penelitian diperoleh melalui studi dokumentasi terhadap jadwal waktu salat resmi Kementerian Agama, data koordinat geografis wilayah Cirebon, ephemeris hisab rukyat, serta wawancara dengan pihak terkait dalam penyusunan jadwal waktu salat. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi dan wawancara semi-terstruktur. Adapun teknik analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, analisis komparatif, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan jadwal waktu salat antara Kota dan Kabupaten Cirebon relatif kecil, yakni sekitar satu menit dan hanya muncul pada beberapa waktu salat tertentu. Berdasarkan analisis astronomis, letak geografis kedua wilayah yang berdekatan serta rentang bujur yang sempit memungkinkan penggunaan satu markaz hisab berupa titik koordinat tengah wilayah gabungan Cirebon. Penyatuan jadwal waktu salat dinilai masih berada dalam batas toleransi astronomis dan tidak menimbulkan perbedaan signifikan terhadap ketepatan waktu ibadah. Oleh karena itu, penyatuan jadwal waktu salat Kota dan Kabupaten Cirebon dapat dipertimbangkan sebagai alternatif penjadwalan yang lebih sederhana, efisien, dan representatif secara falakiyah. Kata kunci: Ilmu Falak; Waktu Salat; Markaz Hisab; Titik Koordinat Tengah; Cirebon.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: G Geography. Anthropology. Recreation > GN Anthropology
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 04 Aug 2026 02:13
Last Modified: 04 Aug 2026 02:13
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19503

Actions (login required)

View Item View Item