Dakwah Islam dan Tradisi Pesta Laut (studi Kasus Di Desa Mundu Pesisir Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon)

Rochyanti, (2006) Dakwah Islam dan Tradisi Pesta Laut (studi Kasus Di Desa Mundu Pesisir Kecamatan Mundu Kabupaten Cirebon). Post-Doctoral thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
DAK-067120020.pdf

Download (1MB) | Preview

Abstract

Rochyanti : Dakwah Islam dan Tradisi Pesta Laut (Studi Kasus Desa Mundupesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon) Pelaksanaan ritual tradisi pesta laut yang digelar masyarakat Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, merupakan tradisi tahunan yang digelar sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas nikmat rizki yang diberi di lautan yang luas. Tradisi ini mengandung makna simbolik yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat pesisir. Kepercayaan yang berasal dan mitos agama nenek moyang ini telah dinetralisir oleh para penyebar Islam dalam dakwahnya dengan menyisipkan nilai-nilai Islam terhadap sejumlah ritual masyarakat setempat yang menjadi tradisi kuat dan telah ada sebelum masuknya Islam ke Indonesia. Sehingga penelitian ini ditujukan dalam rangka mencari titik terang hubungan antara tradisi pesta laut atau Nadran dengan nilai-nilai Islam yang berkaitan dengan masalah dakwah. Untuk tujuan penelusuran ini ditentukan tiga pokok penelitian, yakni, pelaksanaan tradisi pesta laut, data dan informasi tentang nilai-nilai dakwah dalam tradisi pesta laut. Serta model dakwah yang lebih tepat, yang dapat mengantisipasi terjadinya penyimpangan dan tradisi pesta laut di Desa Mundu Pesisir, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon. Penelitian yang dilakukan ini atas dasar pijakan kerangka berfikir bahwa pengembangan kegiatan dakwah ditentukan oleh beberapa faktor dasar. Yang terdiri dan sejumlah komponen dakwah seperti subjek dakwah, objek dakwah, materi dakwah, metode dakwah dan media dakwah. Langkah yang dilakukan dalam penelitian ini adalah mengumpulkan data yang dibutuhkan, baik data kualitatif maupun data kuantitatif dengan menggunakan beberapa metode seperti observasi dan wawancara. Selanjutnya, dilakukan analisis data penelitian dengan menggunakan metode kualitatif yaitu metode penelitian yang bersifat etnografi (gambaran kebudayaan suku bangsa) dengan pengamatan yang menunjuk pada sikap alamiah dan perhitungannya atas dasarjumiah. Dan kegiatan penelusuran, didapatkan sebuah pemahaman bahwa berbagai ritual di pusat kerajaan Islam Jawa secara signifikan terkait dengan tradisi Islam universal yang bersumber dan teks Islam, Islam Jawa bukanlah Islam animistis dan sinkretik akan tetapi Islam yang kontekstual dan berproses secara akulturatif. Sebagaimana yang tampak dalam tradisi pesta laut ini. Sehingga, bisa diyakini bahwa dalam tradisi pesta laut sebenarnya mengandung nilai-nilai dakwah. Adanya ritual sebagai perwujudan ibadah yang dilakukan dalam tradisi ini membuktikan adanya suatu kepercayaan yang dianut. Adanya nilai-nilai dalam suatu agama dapat dilihat dan adanya norma-norma atau aturan yang dijadikan sebagai pedoman hidup.

[error in script]
Item Type: Thesis (Post-Doctoral)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 22 Feb 2017 05:24
Last Modified: 22 Feb 2017 05:24
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/746

Actions (login required)

View Item View Item