PEMIKIRAN TASAWUF AL-GHAZALI TENTANG “KONSEP KEBAHAGIAAN”

Deni Abdul Gani, (2022) PEMIKIRAN TASAWUF AL-GHAZALI TENTANG “KONSEP KEBAHAGIAAN”. Bachelor thesis, IAIN SYEKH NURJATI. S1 AFI.

[img]
Preview
Text
AWALAN DLL.pdf

Download (910kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (479kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (194kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAPUS.pdf

Download (302kB) | Preview

Abstract

Al-Ghazali adalah seorang filosof terkemuka yang lahir di daerah Khurasan, al-Ghazali dikenal sebagai seorang ahli ketuhanan dan seorang filosof besar. Yang menjadi rumusan masalah dalam penulisan ini adalah bagaimana konsep kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali, bagaimana metode pencapaian kebahagiaan dalam perspektif alGhazali. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui konsep kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali dan untuk mengetahui metode pencapaian kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali. Untuk menjawab permasalahan tersebut penulis menggunakan pendekatan kualitatif melalui proses penelitian dengan kajian kepustakaan (library research), karena seluruh data yang diperoleh dari studi atau telaah buku-buku, karya ilmiah, jurnal, serta beberapa literatur lainnya berkaitan dengan masalah yang dibahas. Dengan menggunakan metode deskriptif analisis yang bersumber dari data primer yaitu karya Al-Ghazali yang berjudul Kimiya‟Al-Sa‟adah, dan data sekunder yang terkait dengan kebahagiaan dalam pandangan Al-Ghazali. Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui konsep kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali dan untuk mengetahui metode mendapatkan kebahagiaan dalam perspektif Al-Ghazali. Hasil penelitian ini bahwa konsep kebahagiaan dalam perspektif Al�Ghazali adalah apabila manusia telah mampu menundukkan nafsu kebinatangannya. Pada hakikatnya, manusia merupakan makhluk yang sangat lemah dan hina di dunia ini. Manusia akan bernilai sempurna apabila mampu mendisiplinkan diri dengan metode pencapaian kebahagiaan yang ditawarkan oleh Al-Ghazali. Tanpa kebahagiaan maka kehidupan manusia akan menjadi buruk karena tidak disertai dengan kesadaran sebagai makhluk yang bergantung pada zat yang Maha Sempurna. Kebahagiaan muncul dari dalam diri sendiri berupa sikap hidup, bukan dari luar seperti kekayaan, kekuasaan, popularitas dan sebagainya. Sedangkan metode yang ditawarkan al-Ghazali dalam pencapaian kebahagiaan melalui karyanya Kimiya‟ Al-Sa‟adah terdiri dari delapan elemen penting di dalamnya yaitu, pertama mengenal diri sendiri. Kedua, mengenal Allah. Ketiga, mengenal dunia. Keempat, mengenal akhirat. Kelima, spiritual dalam music dan tarian. Keenam, muhasabah dan zikir. Ketujuh, perkawinan. Kedelapan, cinta kepada Allah.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Uncontrolled Keywords: Pemikiran, Tasawuf, Al-Ghazali, Kimiya Al-Sa’adah.
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > Psikologi
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 20 Oct 2022 03:50
Last Modified: 20 Oct 2022 03:50
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/8106

Actions (login required)

View Item View Item