ANALISIS KOMPARASI MEKANISME TRANSMISI MONETER JALUR PEMBIAYAAN DAN KREDIT DALAM SISTEM MONETER DI INDONESIA

Eva Purnamasari, (2022) ANALISIS KOMPARASI MEKANISME TRANSMISI MONETER JALUR PEMBIAYAAN DAN KREDIT DALAM SISTEM MONETER DI INDONESIA. Masters thesis, S2 Ekonomi Syariah IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
AWALAN DLL.pdf

Download (691kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (583kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (137kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAPUS.pdf

Download (288kB) | Preview

Abstract

Mekanisme transmisi kebijakan moneter adalah proses dimana kebijakan moneter dapat ditransmisikan sehingga dapat mempengaruhi perubahan PDB dan Inflasi. Undang-Undang Nomor. 23 Tahun 1999 memuat bahwa Bank Indonesia telah diberi amanah sebagai otoritas moneter ganda (Dual Banking Sistem) yaitu diperbolehkannya system operasi pebankan syariah beriringan dengan system perbankan konvensional, sehingga pengendalian moneter dapat dilaksankan dengan prinsip syariah Berdasarkan latar belakang di atas, penulis melakukan penelitian untuk mengetahui pola hubungan (kausalitas granger) yang terbentuk oleh transmisi kebijakan moneter jalur pembiayaan dan jalur kredit, seberapa besar pengaruh pembiayaan Bank Syariah dan kredit Bank Konvensional dalam transmisi kebijakan moneter di Indonesia, serta laju respon Inflasi dan PDB terhadap guncangan (shock) variabel instrumen moneter syariah dan variabel instrumen moneter konvensional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Vector Autoregressive (VAR) untuk menggambarkan hubungan kausalitas antara variabel dalam model termasuk intersep dengan bantuan Eviews 8 for windows. Populasi dan sampel sebanyak 36 data. Data penelitian diperoleh dari situ Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik dan Otoritas Jasa Keuangan. Pada penelitian ini hasil uji kausalitas Granger didapati hasil terdapat hubungan searah antar tingkat SBIS dengan tingkat Inflasi dan terdapat hubungan searah antar tingkat FASBIS dengan tingkat PDB. Hasil uji kausalitas Granger didapati hasil terdapat hubungan dua arah antara tingkat kredit dengan tingkat Inflasi dan tidak terdapat hubungan kausalitas antara variabel dengan PDB. Kontribusi yang diberikan oleh variabel Pembiayaan terhadap Inflasi pada periode ke-1 kontribusi sebesar 14,2 % dan besarnya kontribusi yang diberikan oleh variabel Pembiayaan terhadap PDB pada periode ke-1 kontribusi sebesar 2,26%. Sedangkan besarnya kontribusi yang diberikan oleh variabel Kredit terhadap Inflasi pada periode ke-1 kontribusi sebesar 0,41% dan besarnya kontribusi yang diberikan oleh variabel Kredit terhadap PDB pada periode ke-1 kontribusi sebesar 0,049%. Secara umum respon Inflasi terhadap semua variable bergerak fluktuatif sedangkan respon PDB terhadap semua variable bergerak fluktuatif di awal periode (periode ke-1 sampai periode ke-6), dan mulai seimbang pada periode ke-7. Secara umum respon Inflasi dan PDB terhadap semua variable bergerak fluktuatif.

[error in script]
Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Kebijakan Moneter, PDB, Inflasi
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Ekonomi Syariah
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 22 Feb 2023 01:44
Last Modified: 22 Feb 2023 01:44
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/9882

Actions (login required)

View Item View Item