Analisis Keamanan Dan Privasi Data Pada Sistem Informasi Manajemen Nikah ( Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Talun, Kecamatan Sumber, Dan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon )

Elly Tawa, (2026) Analisis Keamanan Dan Privasi Data Pada Sistem Informasi Manajemen Nikah ( Studi Kasus Di Kantor Urusan Agama Kecamatan Talun, Kecamatan Sumber, Dan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon ). Bachelor thesis, S1-Hukum Keluarga UIN SSC.

[img] Text
2283110019_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283110019_2_bab1.pdf

Download (399kB)
[img] Text
2283110019_6_bab5.pdf

Download (271kB)
[img] Text
2283110019_7_dafpus.pdf

Download (289kB)

Abstract

Transformasi digital dalam layanan pernikahan mendorong adopsi Sistem Informasi Manajemen Nikah (SIMKAH) di KUA, yang menyimpan informasi pribadi dan data sensitif dari pasangan. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai cara sistem keamanan SIMKAH di KUA Kecamatan Talun, Kecamatan Sumber, dan Kecamatan Plered Kabupaten Cirebon melindungi data pernikahan dari akses yang tidak sah, mengenali potensi ancaman terhadap keamanan dan privasi data yang mungkin timbul, serta langkah-langkah apa yang bisa diambil untuk memperkuat perlindungan data sesuai dengan regulasi dan prinsip hukum Islam. Penelitian ini memakai pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif yuridis-empiris. Data primer diperoleh melalui pengamatan dan wawancara dengan kepala KUA, operator SIMKAH, dan pejabat terkait di ketiga KUA, sedangkan data sekunder diambil dari peraturan perundang-undangan, dokumen resmi, dan literatur ilmiah. Metode pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui proses reduksi, presentasi, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil Temuan dari studi ini yaitu pertama, mengenai keamanan data SIMKAH di tiga KUA, yang pada dasarnya cukup efisien melalui penyimpanan terpusat, pembatasan akses akun tertentu, dan sistem verifikasi data. Namun, terdapat beberapa kelemahan, seperti belum adanya SOP tertulis, penerapan autentikasi berlapis yang masih minim, dan manajemen risiko yang kurang memadai. Kedua, ancaman paling signifikan muncul dari faktor internal, seperti kelalaian pegawai, rendahnya disiplin dalam penggunaan akun, serta kurangnya pelatihan; sementara ancaman teknis dari luar cenderung lebih terkontrol. Ketiga, penelitian ini merekomendasikan penguatan aspek teknis, penyusunan kebijakan dan SOP untuk perlindungan data, serta pelaksanaan pelatihan secara reguler yang mengedepankan nilai amanah dan sejalan dengan maqāṣid al-syarī‘ah. Kata kunci: SIMKAH, keamanan data, privasi, KUA, UU PD

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 23 Apr 2026 02:56
Last Modified: 23 Apr 2026 02:56
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18059

Actions (login required)

View Item View Item