Dian Nafisyah, (2025) Penerapan Aka Qardhdalam Produk Simpanan Sukarela Di BMT Al-Bahjah Cirebon Perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2283120063_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283120063_2_bab1.pdf Download (471kB) |
|
|
Text
2283120063_6_bab5.pdf Download (270kB) |
|
|
Text
2283120063_7_dafpus.pdf Download (265kB) |
Abstract
Akad qardh dalam sistem ekonomi syariah diposisikan sebagai akad pinjaman kebajikan yang menekankan prinsip tolong-menolong tanpa adanya imbalan. Pada umumnya, akad ini diaplikasikan pada pembiayaan sosial di lembaga keuangan syariah. Namun demikian, BMT Al-Bahjah Cirebon menerapkan akad qardh pada produk simpanan sukarela, sehingga dana yang diserahkan oleh anggota berstatus sebagai pinjaman kepada lembaga. Praktik tersebut menimbulkan implikasi hukum terhadap kedudukan dana, hubungan hukum antara para pihak, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi penerapan akad qardh dalam produk simpanan sukarela serta menilai kesesuaiannya menurut perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian hukum normatif-empiris. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan dan analisis kasus yang relevan. Data primer diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi di BMT Al- Bahjah Cirebon, sedangkan data sekunder bersumber dari peraturan perundang- undangan, Fatwa DSN-MUI Nomor 19/DSN-MUI/IV/2001 tentang qardh, Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah, serta literatur ilmiah terkait. Proses analisis data mencakup reduksi data, penyusunan data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akad qardh pada produk simpanan sukarela di BMT Al-Bahjah Cirebon secara konseptual telah sesuai dengan karakteristik akad qardh sebagai pinjaman tanpa imbalan. Akan tetapi, dalam praktiknya masih terdapat keterbatasan pada aspek pemahaman anggota terhadap status dana simpanan dan kejelasan perumusan akad. Ditinjau dari perspektif hukum ekonomi syariah, penerapan simpanan sukarela berbasis akad qardh di BMT Al- Bahjah Cirebon telah sesuai dengan prinsip keadilan, kepastian akad, kehati-hatian, dan perlindungan hak ekonomi anggota. Ketiadaan unsur riba, gharar, serta penyimpangan penggunaan dana menunjukkan bahwa praktik qardh dijalankan secara akuntabel dan bertanggung jawab sesuai ketentuan syariah. Kata kunci: Akad qardh; Simpanan Sukarela; BMT; Hukum Ekonomi Syariah; Kepatuhan Syariah.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 24 Apr 2026 03:51 |
| Last Modified: | 24 Apr 2026 03:51 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18104 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

