Mukharom, (2025) Pencabutan Kekuasaan Perwalian Atas Anak Korban Inses Dalam Perspektif Teori Kepastian dan Kemanfaatan Hukum, dan Teori Maqashid Syariah Ibnu Taimiyah. Doctoral thesis, S3_HKI UIN Siber Syekh Nurjati.
|
Text
Cover-Daftar Isi_Mukharom.pdf Download (827kB) |
|
|
Text
BAB I_Mukharom.pdf Download (423kB) |
|
|
Text
BAB V_Mukharom.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka_Mukharom.pdf Download (320kB) |
Abstract
Pencabutan hak perwalian anak akibat inses melibatkan berbagai aspek hukum yang harus ditangani dengan hati-hati. Penting bagi pengadilan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap bukti dan mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi anak. Selain itu, regulasi yang ada perlu dijadikan pedoman dalam setiap keputusan untuk memastikan keadilan dan perlindungan terhadap anak-anak yang terlibat. Oleh karena itu, penelitian ini akan menganalisis lebih mendalam terkait implementasi dan akibat hukum dari pencabutan kekuasaan perwalian terhadap anak korban inses dalam perspektif Teori Kepastian Hukum Gustav Radbruch, Teori Kemanfaatan Hukum Jeremy Bentham Dan Teori Maqashid Syariah Ibnu Taimiyah, dengan alasan bahwa kasus ini sangat menarik karena hukum harus jelas dan terprediksi. Meski UU RI Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan UU RI Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak telah mengatur pencabutan perwalian, tapi implementasinya sering tidak konsisten. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam terkait implementasi dan akibat hukum dari pencabutan kekuasaan perwalian terhadap anak korban inses dalam perspektif Teori Kepastian Hukum Gustav Radbruch, Teori Kemanfaatan Hukum Jeremy Bentham dan Teori Maqashid Syariah Ibnu Taimiyah.Kerangka berfikir penelitian ini terdiri atas teori makro (grand theory) berupa Teori Kepastian Hukum; teori pertengahan (middle theory), yaitu Teori Kemanfaatan Hukum Jeremy Bentham dan teori aplikatif (applied theory) yaitu Teori Maqashid Syariah Ibnu Taimiyah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan menggunakan beberapa pendekatan, yaitu: statute approach, conceptual approach, dan case approachyang bertujuan untuk menganalisis lebih mendalam terkait implementasi dan akibat hukum dari pencabutan kekuasaan perwalian terhadap anak korban inses dalam perspektif Teori Kepastian Hukum, Teori Kemanfaatan Hukum dan Teori Maqashid Syariah Ibnu Taimiyah. Penelitian ini menghasilkan temuan, pencabutan kekuasaan perwalian atas anak korban inses telah mengintegrasikan prinsip kepastian hukum Gustav Radbruch, kemanfaatan hukum Jeremy Bentham dan maqashid syariah Ibnu Taimiyah sehingga memberikan perlindungan hukum yang adil, efektif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan serta keagamaan. Kata Kunci: Pencabutan Kekuasaan, Perwalian, Teori Kepastian Hukum, Teori Kemanfaatan Hukum, Maqashid Syariah.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pencabutan Kekuasaan, Perwalian, Teori Kepastian Hukum, Teori Kemanfaatan Hukum, Maqashid Syariah. |
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Pascasarjana |
| Depositing User: | tuti alawiyah alawiyah |
| Date Deposited: | 04 May 2026 08:23 |
| Last Modified: | 04 May 2026 08:23 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18171 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

