Rekonstruksi Yuridis Perjanjian Perkawinan Campuran Dan Implikasinya Terhadap Hak Kebendaan Berdasarkan Perspektif Perundang-undangan dan Hukum Keluarga Islam di Indonesia

Dindin Syarief Nurwahyudin, (2025) Rekonstruksi Yuridis Perjanjian Perkawinan Campuran Dan Implikasinya Terhadap Hak Kebendaan Berdasarkan Perspektif Perundang-undangan dan Hukum Keluarga Islam di Indonesia. Doctoral thesis, S3_HKI UIN Siber Syekh Nurjati.

[img] Text
awalan -daftar isi.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Bab 1 Disertasi.pdf

Download (869kB)
[img] Text
Bab 5 Disertasi.pdf

Download (147kB)
[img] Text
Daftar Pustaka Disertasi.pdf

Download (217kB)

Abstract

Perkawinan campuran antara Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga konsekuensi hukum yang kompleks, terutama terkait kepemilikan harta dan validitas perjanjian perkawinan. Ketidaksinkronan antara Undang-Undang Perkawinan, UUPA, putusan Mahkamah Konstitusi, dan hukum Islam menyebabkan ketidakpastian hukum bagi pasangan dalam mengatur status harta bersama maupun pemisahan harta. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana implikasi yuridis perjanjian perkawinan dalam perkawinan campuran ditinjau dari hukum nasional dan hukum Islam, serta bagaimana merumuskan model rekonstruksi yuridis yang lebih ideal dan aplikatif. studi empiris melalui analisis putusan pengadilan, wawancara terbatas dengan Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan dukungan praktisi hukum, dan penelusuran kasus-kasus sengketa harta dalam perkawinan campuran. Analisis dilakukan melalui pendekatan perundang-undangan, pendekatan kasus, pendekatan konseptual, serta analisis sosial-hukum menggunakan teori living law dan maqāṣid al-syarī‘ah. Data empiris diolah dengan teknik reduksi, kategorisasi, dan verifikasi model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat disharmoni regulasi yang signifikan antara hukum positif dan hukum Islam terkait pengaturan harta dalam perkawinan campuran, terutama dalam aspek kepemilikan tanah, validitas perjanjian, dan perlindungan hak pasangan WNI. Perjanjian perkawinan dalam praktik sering tidak efektif karena hambatan administratif, rendahnya pemahaman aparatur, serta anggapan negatif masyarakat. Penelitian ini menawarkan model rekonstruksi yuridis integratif yang memadukan prinsip perlindungan harta dalam hukum nasional, nilai keadilan dan kesalingan dalam hukum Islam, serta kebutuhan praktis pasangan perkawinan campuran. integratif yang menyelaraskan hukum nasional dan hukum Islam dalam konteks Novelty penelitian ini terletak pada penyusunan model rekonstruksi yuridis perjanjian perkawinan campuran serta menawarkan kerangka sinkronisasi regulasi yang belum diuraikan dalam penelitian sebelumnya. Kontribusi ilmiah penelitian ini adalah memberikan dasar konseptual dan rekomendasi praktis bagi pembuat kebijakan, hakim, dan praktisi hukum dalam memperkuat perlindungan hak kebendaan pasangan perkawinan campuran di Indonesia. Kata Kunci: Perjanjian Perkawinan, Perkawinan Campuran, Hak Kebendaan, ukum Keluarga Islam, Rekonstruksi Yuridis

[error in script]
Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Perjanjian Perkawinan, Perkawinan Campuran, Hak Kebendaan, ukum Keluarga Islam, Rekonstruksi Yuridis
Subjects: K Law > KZ Law of Nations
Divisions: Fakultas Pascasarjana
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 06 May 2026 06:42
Last Modified: 06 May 2026 06:42
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18183

Actions (login required)

View Item View Item