Ajeng Fatimah Nurul Aulia, (2026) “PERAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP DALAM MENINGKATKAN KESADARAN LINGKUNGAN MASYARAKAT TENTANG SAMPAH DI SEKITAR STADION BIMA BERDASARKAN PERATURAN DAERAH PERDA NOMOR 4 TAHUN 2018”. Bachelor thesis, S1- HUKUM TATA NEGARA ISLAM UIN SSC.
|
Text
2283130056_1_cover.pdf Download (899kB) |
|
|
Text
2283130056_2_bab1.pdf Download (608kB) |
|
|
Text
2283130056_6_bab5.pdf Download (391kB) |
|
|
Text
2283130056_7_dafpus.pdf Download (377kB) |
Abstract
Pengelolaan sampah di Kota Cirebon masih didominasi sistem konvensional kumpul-angkut-buang yang berimplikasi pada rendahnya partisipasi masyarakat dan maraknya praktik illegal dumping, termasuk di kawasan Stadion Bima yang menjadi titik kritis penumpukan sampah akibat padatnya aktivitas olahraga dan niaga. Penelitian ini bertujuan untuk peran DLH Kota Cirebon dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pengelolaan sampah di sekitar Stadion Bima, implementasi pengelolaan sampah di sekitar Stadion Bima dalam perspektif Perda Nomor 4 Tahun 2018 dan perspektif Fiqh al-bī’ah terhadap pengelolaan sampah di sekitar Stadion Bima. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologis dengan jenis penelitian kualitatif deskriptif bersifat studi kasus. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan Kepala Bidang Penanganan Sampah DLH, Kepala UPT PS, dan pedagang di shelter Stadion Bima. Data sekunder bersumber dari peraturan perundang-undangan, jurnal ilmiah, dan dokumentasi lapangan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: pertama, DLH Kota Cirebon menjalankan peran teknis melalui pengangkutan sampah terjadwal harian dengan penyesuaian operasional saat Car Free Day, serta peran edukatif melalui sosialisasi dan fasilitasi bank sampah di tingkat kelurahan. Kedua, implementasi Perda Nomor 4 Tahun 2018 telah mendorong pengelolaan sampah yang lebih terstruktur dengan melibatkan berbagai pihak, namun masih terkendala belum optimalnya pemilahan sampah dari sumber dan masih adanya praktik illegal dumping. Ketiga, perspektif Fiqh al-bī’ah memandang pengelolaan sampah sebagai kewajiban religius kolektif (fardh kifayah) yang mencakup dimensi pengelolaan (tasharruf), pelestarian (ri'ayah), dan rehabilitasi lingkungan, sehingga menjaga kebersihan kawasan Stadion Bima bukan sekadar kepatuhan hukum, melainkan bentuk ibadah dan tanggung jawab spiritual sebagai khalifah di bumi. Kata kunci: Pengelolaan Sampah; Dinas Lingkungan Hidup; Peraturan Daerah; Fiqh albī’ah; Partisipasi Masyarakat
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > KZ Law of Nations |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:26 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:26 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18307 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

