Strategi Tindakan Pencegahan Fraud dalam Transaksi Peer to Peer Lending Syariah (Studi kasus pada Komunitas Cryptowave).

Abdullah Farkhan, (2026) Strategi Tindakan Pencegahan Fraud dalam Transaksi Peer to Peer Lending Syariah (Studi kasus pada Komunitas Cryptowave). Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282110061_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282110061_2_bab1.pdf

Download (586kB)
[img] Text
2282110061_6_bab5.pdf

Download (285kB)
[img] Text
2282110061_7_dafpus.pdf

Download (300kB)

Abstract

Abdullah Farkhan, NIM: 2282110061, Strategi Tindakan Pencegahan Fraud dalam Transaksi Peer to Peer Lending Syariah (Studi kasus pada Komunitas Cryptowave). Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah mendorong munculnya layanan Peer to Peer (P2P) Lending sebagai alternatif pembiayaan yang cepat dan mudah diakses. Dalam perkembangannya, P2P Lending Syariah hadir sebagai solusi pembiayaan berbasis prinsip syariah yang menekankan keadilan, transparansi, dan larangan riba. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa risiko fraud masih menjadi permasalahan yang signifikan, baik dalam bentuk pemalsuan informasi, penyimpangan akad, maupun moral hazard setelah pencairan dana. Risiko tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian finansial, tetapi juga dapat merusak kepercayaan terhadap ekosistem fintech syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi tindakan pencegahan fraud dalam transaksi P2P Lending Syariah dengan Studi Kasus pada komunitas Cryptowave. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap anggota komunitas Cryptowave yang terlibat dalam transaksi P2P Lending Syariah. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencegahan fraud dalam komunitas Cryptowave dilakukan melalui pendekatan berbasis komunitas, yaitu dengan mengandalkan transparansi informasi, verifikasi identitas secara mandiri, dokumentasi kesepakatan transaksi, edukasi literasi keuangan syariah, serta pengawasan sosial oleh admin dan anggota komunitas. Meskipun strategi ini cukup efektif dalam meningkatkan kehati-hatian anggota, mekanisme mitigasi risiko masih memiliki keterbatasan karena tidak adanya sanksi hukum yang mengikat dan belum tersedianya standar operasional prosedur yang baku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran komunitas digital memiliki kontribusi penting dalam pencegahan fraud pada P2P Lending Syariah, khususnya melalui kontrol sosial dan peningkatan literasi. Namun, agar pencegahan fraud dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan, diperlukan penguatan sistem pengawasan yang lebih terstruktur serta dukungan regulasi yang lebih jelas. Kata Kunci: Fraud, P2P Lending Syariah, Fintech, Komunitas Digital, Cryptowave.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 14 Jul 2026 02:01
Last Modified: 14 Jul 2026 02:01
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18317

Actions (login required)

View Item View Item