Bagus Riski Atmaja., (2026) Mediasi dalam sengketa kepemilikan objek jaminan leasing studi kasus PT Kresna reksa finance kota Cirebon perspektif hukum perlindungan konsumen dan prinsip keadilan Islam. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2283120025_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283120025_2_bab1.pdf Download (611kB) |
|
|
Text
2283120025_6_bab5.pdf Download (135kB) |
|
|
Text
2283120025_7_dafpus.pdf Download (294kB) |
Abstract
Bagus Riski Atmaja. Nim: 2283120025, Mediasi Dalam Sengketa Kepemilikan Objek Jaminan Leasing: Studi Kasus PT Kresna Reksa Finance Kota Cirebon Perspektif Hukum Perlindungan Konsumen Dan Prinsip Keadilan Islam Perkembangan pembiayaan leasing di Indonesia yang semakin pesat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap akses permodalan menimbulkan potensi sengketa, khususnya terkait penarikan objek jaminan ketika konsumen mengalami wanprestasi. Ketidakseimbangan posisi antara konsumen dan perusahaan pembiayaan dalam perjanjian baku sering menimbulkan permasalahan perlindungan hukum, sehingga diperlukan mekanisme penyelesaian sengketa yang mampu mengakomodasi kepentingan para pihak secara adil. Mediasi menjadi alternatif penyelesaian sengketa non-litigasi yang mengedepankan musyawarah, efisiensi, serta menjaga hubungan baik antara para pihak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses mediasi dalam penyelesaian sengketa penarikan objek jaminan antara konsumen dan PT Kresna Reksa Finance Kota Cirebon, meninjau implementasinya berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip keadilan dalam Hukum Ekonomi Syariah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus dan normatif. Sumber data terdiri atas data primer yang diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan Branch Manager dan karyawan perusahaan, serta dokumentasi, dan data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai praktik mediasi dalam penyelesaian sengketa pembiayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mediasi dilaksanakan setelah konsumen menerima surat peringatan dan dilakukan secara sukarela melalui musyawarah dengan mediator internal perusahaan. Proses mediasi memberikan ruang bagi konsumen untuk menyampaikan kondisi ekonomi, mengajukan keringanan, restrukturisasi, maupun alternatif penyelesaian lainnya. Pelaksanaan mediasi telah mencerminkan pemenuhan hak dan kewajiban para pihak secara seimbang sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Konsumen, di mana konsumen memperoleh hak untuk didengar dan mendapatkan perlakuan yang adil, sementara perusahaan tetap dapat menjalankan haknya untuk memperoleh pelunasan piutang secara proporsional. Selain itu, mekanisme tersebut selaras dengan prinsip keadilan Islam (‘adl) melalui penerapan nilai keseimbangan, penghindaran kezaliman, transparansi, serta pengembalian kelebihan hasil penjualan objek jaminan kepada konsumen, sehingga mediasi berfungsi sebagai instrumen penyelesaian sengketa yang adil, efektif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama. Kata Kunci: Mediasi; Sengketa Jaminan; Perlindungan Konsumen; Keadilan Islam.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 04:31 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 04:31 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

