A'inun Nissa, (2026) Pengaruh Inflasi, Suku Bunga, dan Nilai Tukar Rupiah terhadap Pertumbuhan Laba pada Perusahaan Sektor Manufaktur di Bursa Efek Indonesia (Periode 2020-2024). Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2282133018_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2282133018_2_bab1.pdf Download (278kB) |
|
|
Text
2282133018_6_bab5.pdf Download (228kB) |
|
|
Text
2282133018_7_dafpus.pdf Download (174kB) |
Abstract
Pertumbuhan laba merupakan indikator penting dalam menilai kinerja keuangan perusahaan serta menjadi perhatian utama bagi investor dan manajemen perusahaan. Perusahaan manufaktur memiliki tingkat sensitivitas yang tinggi terhadap perubahan kondisi ekonomi makro seperti inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah. Inflasi yang meningkat dapat menyebabkan kenaikan biaya produksi, suku bunga yang tinggi dapat meningkatkan beban pinjaman perusahaan, sedangkan fluktuasi nilai tukar rupiah dapat mempengaruhi biaya impor bahan baku dan stabilitas keuangan perusahaan. Kondisi tersebut mendorong perlunya penelitian untuk mengetahui pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan laba, pengaruh suku bunga terhadap pertumbuhan laba, pengaruh nilai tukar rupiah terhadap pertumbuhan laba, serta pengaruh inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah secara simultan terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur di Bursa Efek Indonesia periode 2020- 2024. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia, data inflasi dari Badan Pusat Statistik, serta data suku bunga dan nilai tukar rupiah dari Bank Indonesia periode 2020-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria tertentu sehingga diperoleh sampel perusahaan yang sesuai dengan kebutuhan penelitian. Teknik analisis data dilakukan menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan aplikasi SPSS melalui tahapan uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Inflasi berpengaruh terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur karena kenaikan inflasi dapat meningkatkan biaya produksi dan menekan laba perusahaan. 2). Suku bunga berpengaruh terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur karena perubahan tingkat suku bunga mempengaruhi beban pinjaman dan biaya modal perusahaan. 3). Nilai tukar rupiah berpengaruh terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur karena fluktuasi nilai tukar mempengaruhi biaya impor bahan baku dan stabilitas keuangan perusahaan. 4). Inflasi, suku bunga, dan nilai tukar rupiah secara simultan berpengaruh terhadap pertumbuhan laba perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Kata Kunci : Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, Pertumbuhan Laba
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 04:47 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 04:47 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18371 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

