“PENGARUH ALOKASI BELANJA PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI KABUPATEN INDRAMAYU DENGAN TINGKAT KEMISKINAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI”

Najwa Jannatul Ma'wa, (2026) “PENGARUH ALOKASI BELANJA PEMERINTAH TERHADAP INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA (IPM) DI KABUPATEN INDRAMAYU DENGAN TINGKAT KEMISKINAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.

[img] Text
2282133050_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282133050_2_bab1.pdf

Download (587kB)
[img] Text
2282133050_6_bab5.pdf

Download (545kB)
[img] Text
2282133050_7_dafpus.pdf

Download (510kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh belanja pendidikan, belanja kesehatan, dan belanja modal terhadap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Indramayu periode 2010–2024, serta menguji peran tingkat kemiskinan sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Kabupaten Indramayu dipilih karena secara konsisten memiliki nilai IPM di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat dan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berbentuk time series selama 15 tahun yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK). Analisis dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan IBM SPSS versi 31. Hasil penelitian menunjukkan bahwa belanja pendidikan dan belanja modal tidak berpengaruh signifikan terhadap IPM, sedangkan belanja kesehatan berpengaruh positif dan signifikan. Tingkat kemiskinan terbukti memperlemah pengaruh belanja pendidikan terhadap IPM, tidak memoderasi pengaruh belanja kesehatan, serta memperkuat pengaruh belanja modal terhadap IPM. Model penelitian memiliki kemampuan penjelasan yang sangat baik, yang ditunjukkan oleh nilai Adjusted R² sebesar 0,820 dan R² sebesar 0,967 pada model moderasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa efektivitas belanja pemerintah dalam meningkatkan pembangunan manusia tidak hanya ditentukan oleh besarnya alokasi anggaran, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial ekonomi masyarakat, khususnya tingkat kemiskinan. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan efektivitas belanja pendidikan, optimalisasi belanja kesehatan, serta integrasi belanja modal dengan program pengentasan kemiskinan agar pembangunan manusia dapat lebih merata. Kata kunci: Belanja Pendidikan, Belanja Kesehatan, Belanja Modal, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Tingkat Kemiskinan, Moderated Regression Analysis (MRA), Kabupaten Indramayu.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 15 Jul 2026 03:44
Last Modified: 15 Jul 2026 03:44
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18523

Actions (login required)

View Item View Item