ASLIKHA MUBAROKHA AL- MA’MUROH, (2026) PERAN KELOMPOK WANITA TANI DALAM PENGEMBANGAN MAKANAN OLAHAN BERBASIS HASIL BUMI SEBAGAI PRODUK WISATA DI DESA WISATA KADUELA, KABUPATEN KUNINGAN. Bachelor thesis, S1-Pariwisata Syariah UIN SSC.
|
Text
2282140067_1_cover.pdf Download (515kB) |
|
|
Text
2282140067_2_bab1.pdf Download (235kB) |
|
|
Text
2282140067_6_bab5.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
2282140067_7_dafpus.pdf Download (129kB) |
Abstract
Desa Wisata Kaduela, Kabupaten Kuningan, memiliki potensi hasil bumi yang melimpah seperti pisang, durian, tomat, dan sirsak yang dapat dikembangkan menjadi produk wisata berbasis makanan olahan. Namun, pengembangan produk wisata tersebut masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti kurangnya inovasi produk, serta promosi digital yang belum optimal. Dalam upaya pengembangan potensi lokal tersebut, Kelompok Wanita Tani (KWT) berperan penting dalam mengolah hasil bumi menjadi produk khas desa yang bernilai ekonomi dan memiliki daya tarik wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi hasil bumi, aktivitas Kelompok Wanita Tani, faktor pendukung dan penghambat, serta strategi pengembangan makanan olahan berbasis hasil bumi sebagai produk wisata di Desa Wisata Kaduela, Kabupaten Kuningan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari anggota Kelompok Wanita Tani, pengelola desa wisata, serta wisatawan yang berkunjung ke Desa Wisata Kaduela. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber dan metode untuk memperoleh data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kelompok Wanita Tani Barokah Lestari memiliki peran penting dalam pengembangan produk wisata berbasis hasil bumi melalui pengolahan makanan khas seperti keripik pisang, stik biji durian, dodol sirsak, dan dodol durian. Keberadaan produk olahan tersebut mampu meningkatkan nilai tambah hasil bumi sekaligus menjadi oleh-oleh khas bagi wisatawan. Faktor pendukung pengembangan produk wisata meliputi ketersediaan bahan baku lokal, dukungan masyarakat, dan potensi desa wisata yang terus berkembang. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan modal, kurang optimalnya pemasaran digital, serta minimnya inovasi pengemasan dan atraksi wisata edukatif. Oleh karena itu, diperlukan strategi pengembangan melalui peningkatan inovasi produk, pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi, serta penguatan kerja sama antara Kelompok Wanita Tani dengan pengelola desa wisata untuk meningkatkan daya tarik wisata berbasis potensi lokal. Kata Kunci: Kelompok Wanita Tani, Hasil Bumi, Produk Wisata, Desa Wisata
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 07:03 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 07:03 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

