Indah Alfiyah, (2026) INDAH ALFIYAH, NIM: 2282133052, “PENGARUH BEBAN PAJAK KINI, BEBAN PAJAK TANGGUHAN DAN ASET PAJAK TANGGUHAN TERHADAP MANAJEMEN LABA PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.
|
Text
2282133052_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2282133052_2_bab1.pdf Download (445kB) |
|
|
Text
2282133052_6_bab5.pdf Download (169kB) |
|
|
Text
2282133052_7_dafpus.pdf Download (311kB) |
Abstract
Praktik manajemen laba masih menjadi perhatian serius di Indonesia, khususnya pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman, sebagaimana terbukti dari kasus PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk yang melakukan penggelembungan pendapatan hingga Rp662 miliar. Komponen pajak seperti beban pajak kini, beban pajak tangguhan, dan aset pajak tangguhan diduga menjadi instrumen yang dimanfaatkan manajemen dalam merekayasa laba, namun hasil penelitian terdahulu masih menunjukkan inkonsistensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga komponen pajak tersebut terhadap manajemen laba pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal asosiatif. Populasi berjumlah 34 perusahaan dan diperoleh 13 perusahaan sampel melalui teknik purposive sampling, menghasilkan 65 data pengamatan. Data sekunder bersumber dari laporan keuangan auditan yang dipublikasikan di website Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linear berganda dengan SPSS versi 25. Hasil pengujian menunjukkan bahwa beban pajak kini memperoleh nilai t hitung 1,472 (sig. 0,146), beban pajak tangguhan memperoleh nilai t hitung 0,762 (sig. 0,449), dan aset pajak tangguhan memperoleh nilai t hitung 0,084 (sig. 0,934). Secara simultan, ketiga variabel memperoleh nilai F hitung 0,815 (sig. 0,491). Seluruh nilai signifikansi berada di atas 0,05 sehingga seluruh hipotesis ditolak. Ketiga komponen pajak terbukti tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen laba, baik secara parsial maupun simultan. Hal ini menunjukkan bahwa beban pajak kini bersifat mekanis mengikuti kinerja fiskal perusahaan, sementara pengakuan beban pajak tangguhan dan aset pajak tangguhan dibatasi ketat oleh PSAK 46 sehingga ruang diskresi manajemen menjadi sempit. Nilai R Square sebesar 0,039 mengindikasikan bahwa 96,1% variasi manajemen laba dijelaskan oleh faktor lain di luar model, seperti profitabilitas, leverage, dan ukuran perusahaan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas variabel independen dan mempertimbangkan proksi manajemen laba berbasis discretionary accruals. Kata Kunci: Beban Pajak Kini, Beban Pajak Tangguhan, Aset Pajak Tangguhan, Manajemen Laba
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 03:09 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 03:09 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

