IMPLEMENTASI KONSEP AKAD IJARAH PADA TRANSAKSI JASA LAUNDRY RESIK WANGI DENGAN SISTEM BORONGAN (Studi Kasus Pondok Pesantren Assa’idiyah Gedongan Kabupaten Cirebon)

FAJRI IMAM AMRULLAH, (2026) IMPLEMENTASI KONSEP AKAD IJARAH PADA TRANSAKSI JASA LAUNDRY RESIK WANGI DENGAN SISTEM BORONGAN (Studi Kasus Pondok Pesantren Assa’idiyah Gedongan Kabupaten Cirebon). Bachelor thesis, S1-Pariwisata Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120050_1_cover.pdf

Download (826kB)
[img] Text
2283120050_2_bab1.pdf

Download (650kB)
[img] Text
2283120050_6_bab5.pdf

Download (378kB)
[img] Text
2283120050_7_dafpus.pdf

Download (509kB)

Abstract

Perkembangan praktik ekonomi syariah di tengah masyarakat, khususnya pada sektor jasa seperti laundry borongan di lingkungan Pondok Pesantren Assa’idiyyah Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, menunjukkan adanya inovasi dalam bentuk kerja sama usaha berbasis akad ijarah. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai persoalan terkait mekanisme transaksi, kejelasan akad, sistem ujrah, serta kesesuaian dengan prinsip-prinsip hukum ekonomi syariah sebagaimana diatur dalam Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi konsep akad ijarah pada transaksi jasa laundry Resik Wangi dengan sistem borongan serta mengkaji kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip syariah dan faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di lingkungan Pondok Pesantren Assa’idiyah Gedongan Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus (empiris). Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Laundry Resik Wangi Desa Ender, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi- terstruktur, dan dokumentasi dengan pemilik usaha laundry, pengelola pesantren, serta pengguna jasa sebagai informan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif dengan model Miles dan Huberman untuk memahami secara mendalam implementasi akad ijarah pada jasa laundry borongan serta kesesuaiannya dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Berdasarkan hasil penelitian, praktik laundry Resik Wangi dengan sistem borongan di Pondok Pesantren Assa’idiyyah Desa Ender Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon dilaksanakan melalui kerja sama terstruktur antara pihak pesantren dan penyedia jasa laundry dalam bentuk paket bulanan yang mencakup layanan pencucian, penyetrikaan, pelipatan, serta antar-jemput pakaian dengan batas penggunaan tertentu dan sistem pembayaran kolektif, yang secara umum mampu meningkatkan efisiensi, kerapihan lingkungan, serta kenyamanan santri meskipun masih terdapat beberapa kendala teknis seperti kurangnya pelabelan pakaian dan keterlambatan layanan yang dapat diatasi melalui komunikasi dan musyawarah; sementara itu, dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah praktik ini telah sesuai dengan akad ijarah karena telah memenuhi rukun dan syaratnya serta mencerminkan prinsip keadilan, transparansi, dan tanggung jawab, namun masih diperlukan penguatan aspek kerelaan serta pengawasan layanan agar pelaksanaannya semakin optimal dan selaras dengan nilai-nilai muamalah. Kata kunci: Implementasi, akad ijarah, laundry borongan, jasa laundry Resik Wangi, Pondok Pesantren Assa’idiyah

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:46
Last Modified: 16 Jul 2026 04:46
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18758

Actions (login required)

View Item View Item