OKI PURWANTO, (2026) ANALISIS RESIKO PETANI BAWANG DALAM MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA DI DESA LIMBANGAN KECAMATAN LOSARI PERSPEKTIF HUKUM EKONOMI SYARIAHv. Bachelor thesis, S1-Pariwisata Syariah UIN SSC.
|
Text
2283120096_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283120096_2_bab1.pdf Download (537kB) |
|
|
Text
2283120096_6_bab5.pdf Download (343kB) |
|
|
Text
2283120096_7_dafpus.pdf Download (459kB) |
Abstract
Bawang merah merupakan salah satu komoditas sayuran unggulan Indonesia yang memiliki banyak manfaat dan bernilai ekonomis tinggi. walaupun telah memiliki pengalaman panjang dalam berusahatani untuk komoditas pertanian, namun petani tidak selalu dapat mencapai tingkat efisiensi dan produktivitas seperti yang diharapkan. risiko produksi yang merupakan variasi output yang disebabkan oleh faktor eksternal seperti cuaca yang tidak menentu dan serangan hama dan penyakit (seperti penyakit layu). Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dirancang untuk menjawab rumusan masalah terkait resiko yang di hadapi petani bawang dalam meningkatkan ekonomi keluarga, strategi yang dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan pengembangan ekonomi komoditas bawang merah di kecamatan losari, serta strategi dan pengembangan ekonomi petani bawang sesuai perspektif hukum ekonomi syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang bersifat studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam kepada pihak petani ataupun penmbeli bawang merah yang ada di Kecamatan Losari, observasi mendatangi secara langsung ke Petani bawang merah yang ada di Kecamatan Losari, serta telaah dokumen wawancara dalam bentuk foto, rekaman maupun lisan, penelusuran kepustakaan, dan penulisan informasi. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Resiko utama yang di hadapi petani bawang untuk meningkatkan ekonomi keluarga meliputi fluktuasi harga bibit dan hasil panen, risiko gagal tanam akibat banjir, serangan hama dan penyakit tanaman, serta besarnya modal yang harus dikeluarkan pada awal musim tanam. Strategi peningkatan produktivitas bawang di Kecamatan Losari meliputi pengendalian cuaca, penggunaan pupuk dan pestisida intensif, pengelolaan air saat kemarau, serta pencegahan hama. Analisis SWOT menunjukkan strategi ini efektif meningkatkan produktivitas, namun masih terkendala biaya dan sarana produksi. Strategi pengembangan ekonomi petani bawang, khususnya melalui pemanfaatan tarangan bibit, telah mencerminkan prinsip Hukum Ekonomi Syariah seperti maslahah, keadilan, larangan gharar, dan perlindungan harta. Kata kunci: petani; bawang; ekonomi; kecamatan losari; hukum ekonomi syariah
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 06:41 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 06:41 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18797 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

