Pengaruh Financing To Deposit Ratio (Fdr), Non Performing Financing (Npf) Dan Return On Asset (Roa) Terhadap Pertumbuhan Aset Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2015-2024

Lastri Sri Wahyuni, (2026) Pengaruh Financing To Deposit Ratio (Fdr), Non Performing Financing (Npf) Dan Return On Asset (Roa) Terhadap Pertumbuhan Aset Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia Periode 2015-2024. Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.

[img] Text
2108203154_1_cover.pdf

Download (953kB)
[img] Text
2108203154_2_bab1.pdf

Download (434kB)
[img] Text
2108203154_6_bab5.pdf

Download (352kB)
[img] Text
2108203154_7_dafpus.pdf

Download (344kB)

Abstract

Bank merupakan lembaga intermediasi yang menghimpun dan menyalurkan dana masyarakat, termasuk dalam sistem perbankan syariah yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip Islam seperti keadilan, keseimbangan, kemaslahatan, dan menghindari kegiatan haram. Di Indonesia, perbankan syariah terdiri dari Bank Umum Syariah (BUS) dan Unit Usaha Syariah (UUS) yang menunjukkan pertumbuhan aset positif selama periode 2015–2024, meskipun bersifat fluktuatif. Peningkatan aset ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan, dana pihak ketiga, serta profitabilitas yang relatif terjaga. Namun, di balik pertumbuhan tersebut, terdapat tantangan terkait kinerja keuangan, khususnya rasio Financing to Deposit Ratio (FDR), Non-Performing Financing (NPF), dan Return on Assets (ROA) yang juga mengalami dinamika. Secara teoritis, peningkatan ROA dan penurunan NPF seharusnya mendorong pertumbuhan aset, tetapi pada kenyataannya terjadi ketidaksesuaian antara pergerakan rasio-rasio tersebut dengan pertumbuhan aset BUS, sehingga menunjukkan adanya faktor lain yang turut memengaruhi kinerja dan perkembangan perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif dan jenis data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan Bank Umum Syariah (BUS). Sampel penelitian diperoleh dengan motode purposive sampling sebanyak 8 Bank Umum Syariah (BUS). Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode dokumentasi dan studi pustaka. Skala pengukuran data yang digunakan menggunakan skala rasio. Pengujian penelitian dilakukan dengan pemilihan model, uji asumsi klasik, uji hipotesis, uji regresi data panel dengan bantuan aplikasi E-views 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Financing to Deposit Ratio (FDR) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan aset Bank Umum Syariah (BUS), dengan hasil uji t yang menunjukkan thitung sebesar 2,543529> ttabel yaitu 1,99167 dan nilai sig. 0,0001 < 0,05. Non Performing Financing (NPF) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan aset dengan arah hubungan negatif, dengan hasil uji t yang diperoleh thitung 1,174228 < 1,991673 ttabel dan sig. 0,2443 > 0,05. Dan Return On Asset (ROA) tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan aset, dengan memperoleh hasil uji t sebesar thitung 0,755749 < 1,991673 ttabel dan nilai sig. 0,5424 > 0,05. Uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan nilai 0,255182. Nilai determinasi tersebut menunjukkan bahwa variabel independen yang terdiri dari FDR, NPF dan ROA Bank Umum Syariah di Indonesia sebesar 25,5182%, sedangkan sisanya yaitu 74,4818% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini. Kata Kunci: Financing to Deposit Ratio, Non Performing Financing, Return On Asset, Pertumbuhan Asset.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HJ Public Finance
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 07:20
Last Modified: 16 Jul 2026 07:20
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18823

Actions (login required)

View Item View Item