Ayu Puspita Sari, (2026) IMPLEMENTASI SISTEM PEMBIAYAAN MULTI JASA MELALUI AKAD IJARAH DALAM TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARI'AH ( Studi Kasus Di Koperasi Syari’ah Harapan Sejahtera Kota Cirebon ). Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2283120062_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2283120062_2_bab1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283120062_6_bab5.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283120062_7_dafpus.pdf Download (1MB) |
Abstract
Keberadaan koperasi syariah sebagai lembaga keuangan non-bank memiliki peran penting dalam menyediakan layanan pembiayaan yang sesuai dengan prinsip- prinsip hukum ekonomi syariah. Salah satu produk yang berkembang adalah pembiayaan multijasa melalui akad ijarah, yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan jasa konsumtif anggota tanpa mengandung unsur riba, gharar, dan maysir. Namun, dalam praktiknya, implementasi akad ijarah memerlukan pengkajian lebih lanjut untuk memastikan kesesuaiannya dengan ketentuan syariah, khususnya terkait mekanisme pembiayaan, penetapan ujrah, serta penyelesaian kendala pembiayaan. Oleh karena itu, penelitian ini merumuskan permasalahan mengenai mekanisme penerapan pembiayaan multijasa melalui akad ijarah, kendala dan solusi yang dihadapi, serta pandangan hukum ekonomi syariah terhadap pelaksanaannya di Koperasi Syariah Harapan Sejahtera Kota Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui metode studi kasus. Penelitian dilakukan di Koperasi Syariah Harapan Sejahtera Kota Cirebon dengan sumber data primer yang diperoleh melalui wawancara dan observasi langsung terhadap pengelola koperasi, serta sumber data sekunder berupa dokumen, literatur, fatwa DSN-MUI, dan peraturan terkait. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif deskriptif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sistem pembiayaan multijasa melalui akad ijarah di Koperasi Syariah Harapan Sejahtera Kota Cirebon pada dasarnya telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI, khususnya dalam penggunaan akad ijarah dan penetapan ujrah dalam bentuk nominal. Mekanisme pembiayaan dilakukan melalui prosedur yang jelas, disertai pengawasan dari Dewan Pengawas Syariah. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan pemahaman anggota terhadap konsep akad ijarah dan risiko keterlambatan pembayaran, yang diatasi melalui upaya sosialisasi, komunikasi intensif, serta kebijakan penjadwalan ulang pembayaran. Secara umum, pelaksanaan pembiayaan multijasa dengan akad ijarah di koperasi tersebut dinilai telah sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah. Kata kunci: pembiayaan multijasa, akad ijarah, koperasi syariah, hukum ekonomi syariah, fatwa DSN-MUI.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah) |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:52 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:52 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18894 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

