Salsa Nurhidayah, (2026) “PENGARUH INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA, TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA, TINGKAT PARTISIPASI ANGKATAN KERJA DAN TINGKAT KEMISKINAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA BARAT TAHUN 2010-2024. Bachelor thesis, S1 - Ekonomi Syariah.
|
Text
2282120059_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2282120059_2_bab1.pdf Download (383kB) |
|
|
Text
2282120059_6_bab5.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
2282120059_7_dafpus.pdf Download (504kB) |
Abstract
Pertumbuhan ekonomi merupakan indikator utama keberhasilan pembangunan yang dipengaruhi oleh berbagai dimensi makroekonomi, seperti kualitas sumber daya manusia, dinamika pasar tenaga kerja, dan tingkat kesejahteraan masyarakat. Fenomena pembangunan saat ini menunjukkan tantangan di mana laju pertumbuhan ekonomi sering kali tidak berjalan linear dengan penurunan angka pengangguran dan kemiskinan. Kondisi ini pun terjadi di Provinsi Jawa Barat, yang meskipun memiliki basis industri manufaktur yang kuat, masih menghadapi kompleksitas permasalahan ekonomi yang menghambat tercapainya pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh indeks pembangunan manusia, tingkat pengangguran terbuka, tingkat partisipasi angkatan kerja dan tingkat kemiskinan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data runtun waktu (time series) periode tahun 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, keempat variabel tersebut berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Secara parsial, indeks pembangunan manusia dan tingkat pengangguran terbuka berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan tingkat kemiskinan berpengaruh positif. Di sisi lain, tingkat partisipasi angkatan kerja tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi. Temuan ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat terjebak dalam pertumbuhan ekonomi yang tidak inklusif, di mana kenaikan PDRB didorong sektor padat modal tanpa penyerapan tenaga kerja formal yang memadai. Hasil negatif pada IPM dan TPT mengindikasikan adanya mismatch kompetensi tenaga kerja terhadap kebutuhan industri, sementara korelasi positif kemiskinan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya menjangkau masyarakat menengah ke bawah. Diperlukan reorientasi kebijakan yang menyinergikan peningkatan kualitas SDM dengan penciptaan lapangan kerja formal produktif demi mencapai pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia, Tingkat Pengangguran Terbuka, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja, Tingkat Kemiskinan
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 02:46 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 02:46 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18896 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

