FIKRI HAIKAL FASA, (2026) MOTIVASI BISNIS PENGEPUL BARANG RONGSOKAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PRINSIP PRINSIP KEWIRAUSAHAAN ISLAM DI DESA PANGURAGAN KULON. Bachelor thesis, S1 - Ekonomi Syariah.
|
Text
2282120235_1_cover.pdf Download (720kB) |
|
|
Text
2282120235_2_bab1.pdf Download (387kB) |
|
|
Text
2282120235_6_bab5.pdf Download (66kB) |
|
|
Text
2282120235_7_dafpus.pdf Download (254kB) |
Abstract
Fenomena bisnis barang rongsokan di Desa Panguragan Kulon telah menjadi tulang punggung ekonomi lokal yang unik, mengingat transformasi masyarakat dari sektor informal yang tidak menentu menuju kemandirian ekonomi melalui pengelolaan limbah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kondisi sosial ekonomi masyarakat sebelum dan sesudah adanya usaha pengepulan, mengidentifikasi faktor lingkungan yang mendorong motivasi bisnis, serta menelaah relevansinya dengan prinsip kewirausahaan Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara mendalam dengan para pengepul, pemulung, serta tokoh masyarakat di Desa Panguragan Kulon. Analisis data dilakukan secara induktif untuk menarik kesimpulan dari fakta-fakta spesifik di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum adanya usaha pengepulan barang rongsokan, masyarakat Desa Panguragan Kulon mayoritas bekerja di sektor informal dengan pendapatan rendah dan tidak stabil, seperti buruh tani dan pekerja serabutan. Kehadiran usaha rongsokan membawa transformasi ekonomi yang signifikan, meningkatkan taraf hidup, dan mampu membiayai kebutuhan pendidikan serta kesejahteraan keluarga pelaku usaha. Motivasi bisnis para pengepul didorong oleh faktor kebutuhan, lingkungan keluarga dan sosial yang kuat, serta keinginan untuk mandiri secara finansial tanpa harus bergantung pada sektor formal. Secara substansial, praktik bisnis pengepul barang rongsokan di Desa Panguragan Kulon memiliki relevansi yang sangat kuat dengan prinsip-prinsip kewirausahaan Islam. Hal ini tercermin dari penerapan nilai kejujuran (shiddiq) dalam timbangan, kepercayaan (amanah) dalam hubungan dengan mitra, serta prinsip keadilan ('adl) dalam penetapan harga dan distribusi manfaat ekonomi kepada pemulung. Selain itu, usaha ini mengandung unsur kemaslahatan umat (mashlahah) karena menyelaraskan keuntungan materiil dengan upaya pelestarian lingkungan melalui sirkulasi ekonomi barang bekas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa motivasi bisnis para pengepul bukan sekadar mengejar profit semata, melainkan manifestasi dari tanggung jawab sosial dan nilai-nilai religius dalam berekonomi. Kata Kunci: Motivasi Bisnis, Pengepul Barang Rongsokan, Kewirausahaan Islam, Desa Panguragan Kulon.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 03:56 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 03:56 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18964 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

