Packsi Pangestu, (2026) REFORMASI KEAGAMAAN DAN POLITIK KAUM MUWAHIDUN TERHADAP DINASTI MURABITHUN DI AFRIKA UTARA ABAD KE-12 M. Bachelor thesis, S1- SPI.
|
Text
2285110024_1_cover.pdf Download (721kB) |
|
|
Text
2285110024_2_bab1.pdf Download (575kB) |
|
|
Text
2285110024_6_bab5.pdf Download (233kB) |
|
|
Text
2285110024_7_dafpus.pdf Download (277kB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apa yang melatarbelakangi reformasi keagamaan dan politik kaum Muwahidun terhadap Dinasti Murabithun di Afrika Utara pada abad ke-12 M. Reformasi ini muncul sebagai respons terhadap kondisi sosial, politik, dan keagamaan pada masa kekuasaan Dinasti Murabithun yang dinilai mengalami penyimpangan dalam ranah keagamaan serta penurunan moral dalam struktur pemerintahan. Fokus penelitian ini adalah mengkaji kondisi sosialkeagamaan dan politik Dinasti Murabithun yang melatarbelakangi munculnya reformasi keagamaan yang dipelopori oleh Ibnu Tumart, konsep yang ia ajarkan, serta transformasi gerakan tersebut yang kemudian berkembang menjadi reformasi politik yang berpengaruh di Afrika Utara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi lima tahapan utama, yaitu heuristik (pengumpulan sumber), verifikasi (kritik sumber), interpretasi, dan historiografi. Sumber penelitian ini terdiri dari beberapa sumber klasik maupun kajian modern yang membahas sejarah wilayah Maghrib dan perkembangan gerakan keagamaan pada masa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi yang dipimpin oleh Ibnu Tumart pada awalnya merupakan gerakan reformasi keagamaan yang menekankan pemurnian ajaran tauhid dan kritik terhadap praktik keagamaan yang dianggap menyimpang. Selain itu, Ibnu Tumart juga mengklaim dirinya sebagai al-Mahdi untuk memperkuat legitimasi religius gerakannya. Dalam perkembangannya, reformasi ini tidak hanya bersifat religius, tetapi juga berkembang menjadi reformasi politik yang menentang kekuasaan Dinasti Murabithun. Setelah wafatnya Ibnu Tumart, gerakan tersebut dilanjutkan oleh Abdul Mu'min yang berhasil mendirikan kekuasaan baru, yaitu Dinasti Muwahidun, yang kemudian menjadi salah satu kekuatan politik besar di Afrika Utara dan Andalusia. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa reformasi Ibnu Tumart merupakan perpaduan antara reformasi keagamaan dan perjuangan politik yang memiliki pengaruh besar dalam perubahan struktur kekuasaan di kawasan Maghrib pada abad ke-12.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Ilmu Sejarah > Sejarah Peradaban |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | H. Tohirin S.Ag |
| Date Deposited: | 03 Aug 2026 06:55 |
| Last Modified: | 03 Aug 2026 06:55 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19483 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

