SEJARAH PERKEMBANGAN TAREKAT ASY-SYAHADATAIN DI DESA BUKIT HARAPAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 1988 – 2011

Nur Siti Komarriyah, (2026) SEJARAH PERKEMBANGAN TAREKAT ASY-SYAHADATAIN DI DESA BUKIT HARAPAN KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR PROVINSI KALIMANTAN TENGAH 1988 – 2011. Bachelor thesis, S1- SPI.

[img] Text
2285110039_1_cover.pdf

Download (647kB)
[img] Text
2285110039_2_bab1.pdf

Download (245kB)
[img] Text
2285110039_6_bab5.pdf

Download (158kB)
[img] Text
2285110039_7_dafpus.pdf

Download (142kB)

Abstract

Skripsi Sejarah Pradaban Islam Fakultas Ushuludin dan Adab Universitas Islam Negri Siber Syekh Nurjati Cirebon. Skripsi ini membahas sejarah perkembangan Tarekat Asy-Syahadatain di Desa Bukit Harapan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah pada tahun 1988–2011. Penulisan Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui sejarah perkembangan Tarekat Asy-Syahadatain serta pengaruhnya terhadap kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat transmigrasi di Desa Bukit Harapan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi heuristik, verifikasi atau kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Sumber data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh jamaah dan masyarakat, observasi lapangan, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tarekat Asy-Syahadatain yang didirikan oleh Habib Umar bin Ismail bin Yahya di Panguragan, Cirebon, berkembang di Desa Bukit Harapan sejak tahun 1988 melalui kedatangan masyarakat transmigrasi asal Jawa Barat. Perkembangannya berlangsung melalui tiga fase, yaitu fase perintisan (1988–1992), fase perkembangan (1993–2000), dan fase konsolidasi (2000–2011). Penyebaran tarekat dilakukan melalui kegiatan pengajian, tawasul, dzikir, pembacaan shalawat, serta pembinaan spiritual jamaah. Tradisi keagamaan seperti Muludan, Rajaban, Kliwonan, pembacaan Maulid Al-Barzanji, dan wirid berjamaah menjadi bagian penting dalam kehidupan jamaah. Meskipun pada awalnya mendapat berbagai tanggapan karena perbedaan praktik keagamaan, Jamaah Asy-Syahadatain secara bertahap diterima oleh masyarakat melalui proses adaptasi budaya, hubungan sosial yang harmonis, serta keterlibatan dalam kegiatan kemasyarakatan. Keberadaan tarekat ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana pembinaan spiritual, tetapi juga berperan dalam memperkuat solidaritas sosial dan melestarikan identitas budaya keagamaan masyarakat transmigrasi.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Ilmu Sejarah > Sejarah Peradaban
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 05 Aug 2026 02:31
Last Modified: 05 Aug 2026 02:31
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19512

Actions (login required)

View Item View Item