PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA NEGERI 1 JATIWANGI

YENI ANGGRAENI, (2012) PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA POKOK BAHASAN PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X SMA NEGERI 1 JATIWANGI. Bachelor thesis, IAIN syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
127360002_RACHMAYANTI__OK.pdf

Download (6MB) | Preview

Abstract

YENI ANGGRAENI: “Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Pada Pokok Bahasan Pencemaran Lingkungan Di Kelas X SMA Negeri 1 Jatiwangi ” Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya penerapan pembelajaran yang melatih siswa agar berpikir menjadi cerdas, kritis, dan kreatif serta mampu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kehidupan mereka sehari-hari. Pengetahuan yang dimiliki oleh mereka merupakan hasil transmisi informasi, belum merupakan suatu yang dicari, digali, dan ditemukan sendiri sehingga betulbetul menjadi miliknya dan menjadi bagian dari kehidupnya. Proses pembelajaran yang dilakukan di SMA Negeri 1 Jatiwangi cenderung hanya pada pencapaian target kurikulum, belum mampu untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis Problem Based Learning (PBL) merupakan model pembelajaran yang dapat mendorong para siswa belajar melalui eksplorasi masalah, karena pada model pembelajaran ini siswa bekerja dalam tim kecil untuk menggambarkan, menyelesaikan dan mencerminkan tugas riset, yang didasarkan pada “real life”. Pemecahan masalah dan pemikiran mandiri adalah ketrampilan yang tidak ternilai harganya untuk hidup sehari-hari. Sehingga akan membentuk siswa yang terbiasa berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah : (1) untuk mengetahui perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa antara kelas yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan kelas yang tidak menggunakan model Problem Based Learning (PBL). (2) Untuk mengetahui respon siswa terhadap penggunaan model Problem Based Learning (PBL) pada pokok bahasan pencemaran lingkungan di kelas X SMA Negeri 1 Jatiwangi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen tes (pretes dan postes) dan angket. Sampel yang diambil adalah siswa kelas X-4 sebagai kelas eksperimen sebanyak 34 siswa dan kelas X-2 sebagai kelas kontrol sebanyak 36 siswa. Data hasil penelitian kemudian dianalisis dengan menggunakan SPSS 16.0 for window melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji beda rata-rata/uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Terdapat perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis antara kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi adalah 0,017 berdasarkan uji Mann Whitney. Jika dibandingkan maka nilainya akan lebih kecil dari 0,05 (0,017 < 0,05), hal ini berarti Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti bahwa terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan terhadap keterampilan berpikir kritis antara kelas yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dengan kelas yang tidak menggunakan model Problem Based Learning (PBL). (2) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) pada konsep pencemaran lingkungan di kelas X sebagian besar siswa memiliki respon yang baik dengan presentase rata-rata 76,8% dengan criteria kuat.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 17 Jan 2017 03:18
Last Modified: 07 Jun 2017 03:21
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/255

Actions (login required)

View Item View Item