Kehidupan Dan Konflik Muslim Moro Di Filipina 1968-2000

Syofi Nurhandayani, (2021) Kehidupan Dan Konflik Muslim Moro Di Filipina 1968-2000. Bachelor thesis, IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

[img]
Preview
Text
cover dll syofi 2021 - Copy.pdf

Download (774kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I syofi 2021 w.pdf

Download (289kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V syofi 2021w.pdf

Download (92kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA syofi 2021w.pdf

Download (107kB) | Preview

Abstract

ABSTRAK Syofi Nurhandayani. 1608301011. Kehidupan Dan Konflik Muslim Moro Di Filipina 1968-2000. Skripsi Jurusan Sejarah Kebudayaan Islam. Fakultas Ushuluddin Adab Dan Dakwah. Institut Agama Islam Negri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon. Skripsi ini membahas mengenai kehidupan dan konflik yang terjadi pada masyarakat muslim Moro di Filipina pada tahun 1968-2000, Islam pada awalnya berkembang melalui pedagang-pedagang Muslim Arab pada abad ke 10 masehi sebelum agama katolik yang dibawa spanyol menyebar di Filipina. Islam berkembang pertama kali di Filipina bagian selatan yaitu kepulauan Sulu dan Mindanao. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Bagaimana kehidupan mayarakat Muslim Moro di Filipina pada tahun 1968-2000 dan juga untuk mengetahui Bagaimana konflik yang terjadi pada masyarakat Muslim Moro di Filipina. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian sejarah yang meliputi 4 langkah, yaitu: Heuristik (mencari dan mengumpulkan sumber-sumber dalam penelitian), Verifikasi (kritik data-data yang sudah ditemukan), Interpretasi (menganalisa sumber yang sudah didapatkan), dan Historiografi (penulisan sejarah). Adapun Hasil dari penelitian ini yaitu: Pertama, Masyrakat Muslim Moro mayoritas bermatapencarian sebagai nelayan, dan bertani, adapun disektor pemerintahan, administrator, angkatan bersenjata, pegawai Kantor kehakiman dan gubernur. Kedua konflik yang terjadi pada masyarakat Moro ialah pembunuhan besar-besaran Jabidah di pulau Corregidor yang terjadi pada bulan Maret 1968. Yang melibatkan 200 pemuda Samal dan Tausug berusia 18-30 tahun dari Sulu dan Tawi-tawi. Dalam menyelesaikan masalah tersebut adanya beberapa Oraganisasi, antara lain: Organisasi tahun 1968 merupakan organisasi MIM (untuk memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi umat Islam), MILF (kekuatan Islam yang menuntut adanya otonomi khusus di wilayah Moro dan Mindanao). Kata Kunci: konflik, Muslim Moro, Kehidupan, Filipina.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Ilmu Sejarah > Sejarah Peradaban
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Sejarah Kebudayaan Islam
Depositing User: tuti alawiyah alawiyah
Date Deposited: 13 Sep 2021 07:50
Last Modified: 14 Sep 2021 00:30
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/5313

Actions (login required)

View Item View Item