DAMPAK COVID-19 TERHADAP KENAKALAN REMAJA SEKOLAH DAN UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER DI SMPN 1 PASEKAN

HURIYYATUN NAFISAH, (2022) DAMPAK COVID-19 TERHADAP KENAKALAN REMAJA SEKOLAH DAN UPAYA PENDIDIKAN KARAKTER DI SMPN 1 PASEKAN. Bachelor thesis, S2- MAGISTER PENDIDIKAN AGAMA ISLAM.

[img]
Preview
Text
COVER - DAFTAR ISI.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (613kB) | Preview
[img]
Preview
Text
BAB V.pdf

Download (269kB) | Preview
[img]
Preview
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (686kB) | Preview

Abstract

Huriyyatun Nafisah 18086030051 “Dampak Covid-19 Terhadap Kenakalan Remaja Sekolah Dan Pendidikan Karakter Di SMP N 1 Pasekan” Kata Kunci : Dampak Covid-19, Kenakalan Remaja, Pendidikan Karakter Wabah COVID-19 telah menyebabkan semua negara menetapkan berbagai aturan penanganan berdasarkan keadaan masing-masing. Di Indonesia, kebijakan PSBB telah diterapkan misalnya, Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kebijakan ini yang diadopsi oleh pemerintah pada akhir Maret 2020 dalam upaya mengurangi masifnya penyebaran COVID-19. Kondisi pandemi ini tidak mudah dihadapi oleh siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memasuki usia remaja dan rata-rata berusia 13-16 tahun. Kebosanan dan kebosanan mungkin tampak mendesak, terutama jika ada perubahan dalam keadaan keluarga, seperti orang tua mereka yang terpaksa bekerja dari rumah (WFH) .Di satu sisi, ketersediaan akses internet dan bantuan kuota belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membantu siswa dalam mengikuti pembelajaran online; Namun, akses ini, serta kesempatan bagi siswa untuk berselancar di dunia maya tanpa batas, dapat mengubah perilaku. Seperti yang diketahui bersama, kenakalan remaja merupakan salah satu permasalahan dibidang pendidikan yang harus ditangani oleh pemerintah khususnya dinas pendidikan. Anak remaja sering terkena kenakalan remaja di lingkungan pendidikan. Karena anak-anak sedang mencari identitas mereka dan mudah terpengaruh oleh lingkungan mereka, kenakalan remaja lebih mungkin berkembang saat mereka berada di sekolah. Pembinaan akhlak yang baik bagi siswa di sekolah merupakan salah satu upaya untuk mengurangi kenakalan remaja yang terjadi selama tahun ajaran, karena dengan pembinaan akhlak yang baik siswa akan lebih memahami pentingnya akhlak dalam melaksanakan hubungan sosial yang baik di lingkungan sekolah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan teknik analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, analisis data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa; Bentuk-bentuk kenakalan remaja sekolah di SMP Negeri 1 Pasekan yang muncul pasca terjadinya Covid-19 yaitu pihak sekolah merasakan dampak yang terjadi pada peserta didik setelah adanya pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena selama pandemic peserta didik belajar di rumah, maka setelah sistem KBM sudah aktif banyak siswa yang tidak berangkat ke sekolah karena masih terbawa suasana pada saat pandemi. Ketika berangkat sekolah peserta didik banyak yang tidak menggunakan sepatu, dan adapula peserta didik yang tidak menggunakan seragam. Namun seiring berjalannya waktu kedisiplinan peserta didik di SMP Negeri 1 Pasekan sudah semakin membaik.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Pascasarjana > Program Magister > Pendidikan Islam > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 21 Jul 2023 06:28
Last Modified: 21 Jul 2023 06:28
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/11542

Actions (login required)

View Item View Item