Tinjauan Hukum Terhadap Japanese Halal Food Di Restoran Shukaku Kota Cirebon Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal

Dila Wasilah, (2024) Tinjauan Hukum Terhadap Japanese Halal Food Di Restoran Shukaku Kota Cirebon Berdasarkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2108202038_1_cover.pdf

Download (3MB)
[img] Text
2108202038_2_bab1.pdf

Download (711kB)
[img] Text
2108202038_6_bab5.pdf

Download (324kB)
[img] Text
2108202038_7_dafpus.pdf

Download (10MB)

Abstract

Dengan banyaknya budaya asing yang mempengaruhi budaya bangsa Indonesia salah satunya pada sektor makanan halal, sangat penting bagi kita sebagai masyarakat muslim untuk memperhatikan kehalalan suatu produk. Restoran Shukaku merupakan Restoran Halal dengan konsep Jepang dimana bahan yang digunakan akan sama dengan Negara asalnya, yaitu Jepang. Dimana bahan yang digunakan oleh Negara Jepang tentunya banyak yang tidak halal. Sehubungan dengan hal itu, masih banyak produk yang beredar di masyarakat belum semua terjamin kehalalannya. Akan tetapi, peraturan perundangundangan yang memiliki keterkaitan dengan pengaturan Produk halal belum memberikan kepastian dan jaminan hukum bagi masyarakat muslim. Dengan demikian, artinya setiap produsen memiliki kewajiban untuk melaksankan sertifikasi halal atas produknya, agar tercipta perlindungan hukum bagi konsumen produk tersebut. Dan salah satu bentuk manfaat dari sertifikasi halal adalah guna menghilangkan keraguan konsumen terhadap kehalalan suatu makanan dan melindungi konsumen dari kecurangan pelaku usaha. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi Undang- Undang No.33 Tahun 2014 tentang jaminan produk halal di Restoran halal Shukaku serta bagaimana teknologi informasi berperan dalam mempromosikan japanese halal food di Restoran Shukaku Kota Cirebon dan apakah sertifikasi halal berdampak terhadap tingkat penjualan produk halal Shukaku. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Metode kualitatif adalah suatu pendekatan dalam melakukan penelitian yang berorientasi pada fenomena atau gejala yang bersifat alami. Pendekatan penelitian yang digunakan oleh penulis adalah metode yuridis empiris. Yaitu metode penelitian yang menganalisis lebih mendalam terkait dengan penelitian ini Berdasarkan hasil dari pembahasan terkait penelitian ini yaitu, Pertamaa dalam Implementasinya, Restoran Shukaku sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Kedua, adapun strategi yang digunakan Shukaku dalam memperkenalkan produk halal nya kepada konsumen muslim secara efektif melalui media sosial terbukti dapat menarik perhatian pelanggan terhadap Restoran Shukaku. Ketia, Sertifikasi halal mempunyai dampak yang positif terhadap tingkat penjualan Restoran Shukaku Kota Cirebon. Kata Kunci : Makanan Halal, Japanese Food, Regulasi Halal

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 24 Feb 2025 07:47
Last Modified: 24 Feb 2025 07:47
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/14867

Actions (login required)

View Item View Item