IMPLEMENTASI NILAI KERJASAMA PADA TRADISI NGUNJUNG BUYUT MUNGKAD DI DESA KEDOKAN GABUS KECAMATAN GABUS WETAN KABUPATEN INDRAMAYU

Indy Maylany, (2024) IMPLEMENTASI NILAI KERJASAMA PADA TRADISI NGUNJUNG BUYUT MUNGKAD DI DESA KEDOKAN GABUS KECAMATAN GABUS WETAN KABUPATEN INDRAMAYU. Bachelor thesis, S1 - Tadris Ilmu pengetahuan Sosial.

[img] Text
2008104006_1_cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2008104006_2_bab1.pdf

Download (442kB)
[img] Text
2008104006_6_bab5.pdf

Download (204kB)
[img] Text
2008104006_7_dafpus.pdf

Download (435kB)

Abstract

Tradisi mengacu pada adat istiadat, adat istiadat, kepercayaan, dan lain sebagainya yang diwariskan secara turun temurun dari nenek moyang kita yang melekat dengan gotong royong. Solidaritas gotong royong dalam berbagai bidang kehidupan baik untuk acara hajat perseorangan maupun sosial masih sangat melekat pada masyarakat. Berdasarkan penelitian lapangan, dapat diketahui adanya permasalahan setelah berjalannya tradisi ini dan sempat beberapa tahun terhenti. Pertama, dari tahun 2014 tradisi ini sudah mulai ditinggalkan karena kurangnya dorongan dari aparat desa setempat. Kedua, kegiatan tersebut terlalu berdekatan dengan kegiatan adat desa yang lainnya yaitu sedekah bumi, dikhawatirkan akan membebani masyarakat. Ketiga, para tokoh agama masih belum merestui kegiatan tersebut dikarenakan dikarenakan memiliki pendapat bahwasannya tidak sesuai dengan ajaran agama islam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan tradisi ngunjung buyut dan implementasi nilai kerja sama pada tradisi ngunjung buyut. Kerangka penelitiannya mencakup pelaksanaan tradisi ngunjung buyut dan implementasi nilai kerjasama pada tradisi ngunjung buyut Mungkad. Diharapkan dengan diadakannya kembali tradisi ngunjung buyut dapat membangkitkan solidaritas dan kepercayaan masyarakat terhadap tradisi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan penelitian Kualitatif Etnografi yaitu cara kerja dalam penelitian yang mendeskripsikan keadaan objek budaya atau suku tertentu berdasarkan fakta yang ada atau fenomena secara nyata dan nampak apa adanya. Peneliti menyimpulkan bahwa model etnografi adalah studi kualitatif terhadap diri individu atau sekelompok dengan tujuan mendeskripsikan karakteristik kultural lebih mendalam secara sistematis dalam ruang dan waktu mereka sendiri. Hasil penelitian ini memaparkan mengenai pelaksanaan tradisi ngunjung buyut Mungkad, juga Implementasi nilai kerjasama pada tradisi tersebut. Adapun pelaksanaannya diawali dengan pembacaan manakib di masjid, lalu pagi harinya ibu-ibu membuat tumpeng dan perangkat sesajen yang kemudian dikumpulkan di pendopo menjadi satu. Pada siang hari, datangnya pemangku adat dan ustad yang akan memimpin bacaan-bacaan kidung, doa dan tahlil dilanjutkan dengan mengambil bagian atas tumpeng dan membagi lauk pauk, buah dan sesajen lainnya yang kemudian untuk dibagikan dan dimakan bersama-sama. Implementasi nilai kerjasama pada tradisi ngunjung buyut bagi masyarakat masih positif untuk dilaksanakan karena dengan adanya tradisi ini dapat membangunkan kembali nilai kerjasama yang memang sudah tertamam alami pada masyarakat Desa Kedokan Gabus. Dengan adanya tradisi ngunjung buyut ini kembali kita sebagai generasi tua dapat memperkenalkan tradisi ngunjung buyut ini kepada generasi muda bahwa ini, yang nama nya tradisi ngunjung.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General)
Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 6. Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 24 Mar 2025 03:16
Last Modified: 24 Mar 2025 03:16
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/15152

Actions (login required)

View Item View Item