Mutiara Sukma, (2026) Implementasi Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2023 Tentang Transportasi(Studi Kasus Penataan Kemacetan Dan Lalu Lintas Kota Bogor). Bachelor thesis, S1-Hukum Tatanegara Islam UIN SSC.
|
Text
2283130007_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283130007_2_bab1.pdf Download (589kB) |
|
|
Text
2283130007_6_bab5.pdf Download (316kB) |
|
|
Text
2283130007_7_dafpus.pdf Download (423kB) |
Abstract
Kemacetan di Kota Bogor semakin meningkat karena rasio volume dan kapasitas (V/K) yang melebihi 0,8 pada jam sibuk, dengan 2.714 unit angkutan kota yang masih beroperasi di 13 jalur yang saling bertabrakan, serta infrastruktur yang sempit di area Kebun Raya Bogor dan Alun-Alun Kota Bogor. Praturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tantang Transportasi menetapkan Sistem Satu Arah dan pengurangan 646 angkutan kota yang sudah tidak layak, namun pelaksanaan dari Dinas Perhubungan masih belum maksimal dan menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas, kendala, dan dampak bagi masyarakat. Studi ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang meyebabkan penerapan Peraturan Daerah tersebut dalam mengurangi kemacetan, mengulas langkah-langkah pelaksanaan kebijakan, serta menilai seberapa efektifnya dan kontribusi masyarakat dalam proses tersebut. Penelitian ini menggunakan metode yuridis empiris dengan pendekatan kualitatif. Sumber data utama diperoleh dari wawancara dengan pejabat Dinas Perhubungan Bogor dan supir angkutan kota, serta pengamatan langsung di area kemacetan yaitu di jalan Pajajaran-Merdeka. Selain itu, terdapat juga data sekunder yang diambil dari Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023, Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, serta berbagai literatur. Untuk analisis, digunakan teknik kualitatif deskriptif yang mencakup pengurangan data, penyajian informasi, dan penarikan kesimpulan yang mengaitkan teori kebijakan publik dari Thomas A. Birkland (subsistem implementasi) dengan maṣlahah dari Asy-Syaithibi. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 8 Tahun 2023 tentang Transportasi berhasil meningkatkan kinerja lalu lintas di jalur Pajajaran-Merdeka. Terdapat penurunan kemacetan, peningkatan kecepatan kendaraan, pengurangan waktu perjalanan, dan penurunan kecelakan. Namun, ada kendala dalam pelaksanaan seperti kapasitas pelaksana dan infrastruktur. Kebijakan ini memenuhi beberapa elemen kebijakan publik dan mencapai beberapa tujuan keselamatan serta efisiensi, tetapi perlu perbaikan pada sistem transportasi massal yang lebih baik. Kata Kunci: Perda Bogor No. 8/2023, Sistem Satu Arah, Maṣlahah Mursalah, Ḥifẓ An-Nafs, BRT Trans Pakuan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | J Political Science > JA Political science (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 08 Apr 2026 01:36 |
| Last Modified: | 08 Apr 2026 01:36 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17644 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

