KHOIRUL MAULA, (2026) EFEKTIVITAS MEDIA AUGMENTED REALITY BERBASIS KEARIFAN LOKAL TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PADA SISWA SEKOLAH DASAR DALAM KURIKULUM MERDEKA. Bachelor thesis, S1 - Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah.
|
Text
2108107078_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2108107078_2_bab1.pdf Download (530kB) |
|
|
Text
2108107078_6_bab5.pdf Download (390kB) |
|
|
Text
2108107078_7_dafpus.pdf Download (434kB) |
Abstract
Pendidikan abad ke-21 menuntut peserta didik memiliki keterampilan berpikir kritis guna menghadapi tantangan zaman yang kompleks. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan kemampuan berpikir kritis siswa sekolah dasar masih rendah karena dominasi pembelajaran konvensional yang monoton dan minimnya integrasi teknologi. Kurikulum Merdeka hadir sebagai solusi untuk menciptakan pengalaman belajar yang kontekstual, bermakna, dan berbasis teknologi. Oleh karena itu, pengembangan media Augmented Reality yang mengintegrasikan kearifan lokal menjadi sangat mendesak untuk diterapkan guna menstimulus kompetensi siswa secara optimal di tingkat sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan secara empiris efektivitas penggunaan media Augmented Reality berbasis kearifan lokal terhadap peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa kelas IV di SDN Tenajar Kidul II. Fokus utama penelitian adalah melihat sejauh mana visualisasi objek 3D berkonten budaya lokal dapat membantu siswa dalam proses analisis, evaluasi, dan interpretasi informasi. Melalui inovasi ini, diharapkan siswa tidak hanya menghafal materi, tetapi mampu mengaitkan pengetahuan dengan konteks lingkungan sosial dan budaya di sekitar mereka sehingga pembelajaran menjadi lebih relevan dan fungsional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis Pre-Experimental. Desain penelitian yang diterapkan adalah One-Group Pretest-Posttest Design, di mana pengukuran dilakukan sebelum dan sesudah pemberian perlakuan pada satu kelompok subjek. Sampel penelitian adalah siswa kelas IV SDN Tenajar Kidul II yang berjumlah 25 siswa. Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan berpikir kritis berbentuk soal uraian yang mencakup indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan penjelasan yang telah diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan berpikir kritis siswa setelah penggunaan media AR. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,88 yang meningkat pada hasil posttest menjadi 79,80. Berdasarkan uji statistik Paired Sample t-test, diperoleh nilai signifikansi 0,001 (Sig < 0,05), sehingga hipotesis penelitian diterima. Tingkat efektivitas peningkatan diukur melalui N-Gain score dengan hasil rata-rata 0,5242, yang menunjukkan bahwa penggunaan media Augmented Reality berbasis kearifan lokal masuk dalam kategori "Sedang" dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan media Augmented Reality berbasis kearifan lokal efektif meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam Kurikulum Merdeka. Integrasi teknologi visual dengan konten budaya lokal mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif dan kontekstual. Oleh karena itu, pendidik didorong untuk terus mengembangkan inovasi media digital yang tetap berakar pada nilai budaya lokal. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas cakupan materi dan menggunakan desain eksperimen yang lebih kuat agar hasil penelitian semakin komprehensif.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 7. Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 10 Apr 2026 07:01 |
| Last Modified: | 16 Apr 2026 03:19 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17732 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

