ANALISIS MISKONSEPSI DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI MATRIKS BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN

MUKHAMMAD ALI NURHIDAYYAH, (2026) ANALISIS MISKONSEPSI DALAM MENYELESAIKAN SOAL HOTS PADA MATERI MATRIKS BERDASARKAN PROSEDUR NEWMAN. Bachelor thesis, S1 - Tadris Matematika.

[img] Text
2281050005_1_cover.pdf

Download (678kB)
[img] Text
2281050005_2_bab1.pdf

Download (269kB)
[img] Text
2281050005_6_bab5.pdf

Download (236kB)
[img] Text
2281050005_7_dafpus.pdf

Download (290kB)

Abstract

Kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal matematika tingkat tinggi masih menunjukkan berbagai kesalahan konseptual, khususnya pada materi matriks yang menuntut pemahaman konsep, ketelitian prosedur, serta kemampuan berpikir tingkat tinggi. Kesalahan tersebut tidak hanya terjadi pada tahap perhitungan, tetapi juga pada proses memahami soal, menentukan model matematika, hingga menuliskan jawaban akhir. Kondisi ini menunjukkan adanya miskonsepsi yang perlu dianalisis secara sistematis agar dapat diketahui letak kesalahan dan faktor penyebabnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa dengan menggunakan prosedur Newman pada soal HOTS materi matriks. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI yang dipilih berdasarkan hasil tes diagnostik soal HOTS pada materi matriks. Instrumen penelitian berupa tes soal HOTS yang telah melalui uji validitas dan reliabilitas serta pedoman wawancara yang disusun berdasarkan tahapan prosedur Newman yang meliputi reading, comprehension, transformation, process skills, dan encoding. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes soal HOTS, wawancara mendalam dan penilaian rater, kemudian dianalisis menggunakan tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa miskonsepsi siswa terjadi pada empat tahapan prosedur Newman dengan dominasi pada tahap transformation dan process skills. Pada tahap transformation, siswa mengalami kesulitan dalam mengubah permasalahan ke dalam model matematika yang tepat, terutama dalam menentukan operasi matriks sesuai ordo dan konteks soal. Pada tahap process skills ditemukan kesalahan dalam prosedur perhitungan pada operasi matriks seperti penjumlahan, perkalian, dan pengurangan matriks. Selanjutnya pada tahap Comprehension siswa tidak bisa memehami soal dengan baik dan benar, serta pada tahap encoding siswa menuliskan jawaban akhir yang tidak sesuai dan keliru. Selain itu, ditemukan miskonsepsi konseptual, prosedural, dan representasional yang menunjukkan bahwa siswa belum memahami hubungan antara konsep, simbol, dan prosedur secara utuh. Faktor penyebab miskonsepsi meliputi kurangnya pemahaman konsep dasar matriks, rendahnya kemampuan membaca dan menafsirkan soal kontekstual, kebiasaan belajar yang berorientasi pada hafalan, kurangnya latihan soal bertipe HOTS, serta ketidaktelitian dalam proses penyelesaian. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi miskonsepsi antara lain melalui pembelajaran berbasis masalah, pemberian scaffolding pada tahap transformasi, penggunaan konflik kognitif untuk memperbaiki pemahaman konsep, serta penerapan asesmen diagnostik secara berkelanjutan dalam pembelajaran. Batasan penelitian ini terletak pada cakupan materi yang hanya berfokus pada matriks serta subjek yang terbatas pada dua kelas, sehingga hasil penelitian tidak dapat digeneralisasikan secara luas. Orisinalitas penelitian ini terletak pada pemetaan miskonsepsi siswa secara sistematis berdasarkan prosedur Newman dalam konteks penyelesaian soal HOTS pada materi matriks, sehingga memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pembelajaran matematika yang lebih terarah untuk mereduksi miskonsepsi dan meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Pendidikan > Pendidikan (Umum)
Divisions: Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 4. Tadris Matematika
Depositing User: Eka Cahya Nugraha
Date Deposited: 13 Apr 2026 08:05
Last Modified: 16 Apr 2026 04:16
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17839

Actions (login required)

View Item View Item