Mar`Atus Solihah, (2025) Strategi Manajemen Funding Dalam Program Laku Pandai (Studi Komparatif Agen BSI Dan Agen Brilink Di Indramayu). Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.
|
Text
2282110096_1_cover.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
2282110096_2_bab1.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2282110096_6_bab5.pdf Download (582kB) |
|
|
Text
2282110096_7_dafpus.pdf Download (159kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi Perkembangan layanan keagenan perbankan seperti BSI Smart dan BRILink merupakan bagian dari strategi branchless banking yang berperan penting dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari kantor bank. Keberadaan agen bank tidak hanya mempermudah masyarakat dalam melakukan transaksi keuangan, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK). Melalui pendekatan berbasis komunitas, agen bank menjadi penghubung antara lembaga perbankan dan masyarakat, sehingga efektivitas manajemen funding pada agen menjadi aspek yang penting untuk dikaji dalam rangka mendukung inklusi dan literasi keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi manajemen funding yang diterapkan oleh Agen BSI Smart dan Agen BRILink dalam meningkatkan penghimpunan dana pihak ketiga. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut, serta menilai efektivitas implementasi strategi manajemen funding pada kedua agen secara komparatif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Data primer diperoleh dari pemilik dan nasabah agen, sedangkan data sekunder berasal dari laporan transaksi, tabel pertumbuhan dana, serta dokumen penunjang lainnya. Objek penelitian Agen BSI Smart dan Agen BRILink. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan sesuai model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agen BSI Smart memiliki kinerja funding yang stabil karena didukung kedekatan sosial pemilik agen, diferensiasi layanan syariah, biaya transaksi terjangkau, dan lokasi yang dekat dengan pemukiman masyarakat, meskipun menghadapi hambatan seperti gangguan jaringan, persaingan agen konvensional, dan rendahnya literasi syariah. Sementara itu, Agen BRILink memiliki kinerja funding yang lebih tinggi dengan volume transaksi padat, promosi kreatif, fasilitas operasional lengkap, serta lokasi strategis di jalur lalu lintas utama, namun masih terkendala minimnya modal, risiko fraud, dan terbatasnya pendampingan bank. Secara komparatif, BSI Smart unggul pada aspek layanan syariah dan kedekatan hubungan sosial, sedangkan BRILink unggul dalam efisiensi operasional, promosi, dan pertumbuhan transaksi. Kedua agen terbukti berkontribusi signifikan dalam peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat di tingkat lokal. Kata kunci: BSI Smart, BRILink, Strategi Funding, Inklusi Keuangan.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 03:10 |
| Last Modified: | 20 Apr 2026 03:10 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/17970 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

