Lonita Yulianty, (2026) Tinjauan Hukum Islam terhadap Pola Asuh Permissive dan Strict dalam Perkembangan Kualitas Anak (Studi Kasus di Desa Kedungsana). Bachelor thesis, S1-Hukum Keluarga UIN SSC.
|
Text
2283110017_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283110017_2_bab1.pdf Download (779kB) |
|
|
Text
2283110017_6_bab5.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
2283110017_7_dafpus.pdf Download (316kB) |
Abstract
Pengasuhan anak dalam Islam tidak hanya menekankan pada aspek kedisiplinan atau kebebasan, tetapi juga keseimbangan antara kasih sayang, kontrol, dan ketegasan sesuai prinsip waṣaṭiyyah (moderat). Namun demikian, dalam realitas dilapangan sering kali menunjukkan bahwa sebagian orang tua belum memahami prinsip keseimbangan tersebut. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini dirancang untuk menjawab rumusan masalah terkait penerapan pola asuh permissive dan strict oleh orang tua terhadap anak, dampak terhadap perkembangan kualitas anak, serta tinjauan hukum Islam terhadap pola asuh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, keluarga dan anak-anak, observasi partisipatif terhadap penerapan pola asuh permissive dan strict, tinjauan terhadap hukum Islam, serta dampaknya terhadap perkembangan kualitas anak. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh orang tua di Desa Kedungsana menunjukkan dua kecenderungan utama, yaitu pola asuh strict yang menekankan pengaturan dan kontrol ketat, serta pola asuh permissive yang memberikan kebebasan kepada anak dengan batasan dasar. Pola asuh strict berkontribusi pada pembentukan kedisiplinan dan tanggung jawab anak, tetapi berpotensi menimbulkan kecemasan, sedangkan pola asuh permissive mendukung kepercayaan diri dan hubungan emosional anak, namun berisiko melemahkan kedisiplinan jika tanpa pengawasan. Dalam perspektif hukum Islam, kedua pola asuh tersebut mengandung unsur kemaslahatan dan kemafsadatan, sehingga pengasuhan yang ideal adalah pola asuh moderat (waṣaṭiyyah) yang menyeimbangkan ketegasan dan kasih sayang. Kata kunci: pola asuh permissive; pola asuh strict; perkembangan kualitas anak; hukum Islam; Desa Kedungsana.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 06:37 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 06:37 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18076 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

