Implementasi Perlindungan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Pekerja Di Pt. Pgas Solution Kota Cirebon Berdasarkan Maqashid Syariah Dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan

Fadhilla Nur'Amaleah Basandid, (2025) Implementasi Perlindungan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Pekerja Di Pt. Pgas Solution Kota Cirebon Berdasarkan Maqashid Syariah Dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120019_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120019_2_bab1.pdf

Download (534kB)
[img] Text
2283120019_6_bab5.pdf

Download (191kB)
[img] Text
2283120019_7_dafpus.pdf

Download (270kB)

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan salah satu aspek penting yang dapat meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas pekerja pelaksanaan perlindungan K3 juga telah diatur melalui Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, yang mewajibkan setiap perusahaan menerapkan sistem K3. PT. PGAS Solution Kota Cirebon sebagai perusahaan sektor energi berisiko tinggi memiliki tanggung jawab menerapkan sistem K3 yang menyeluruh, hal ini perlu adanya penelitian terhadap implementasi perlindungan K3 di PT. PGAS Solution, apakah sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 dan prinsip Maqasid Syariah khususnya hifdz al-nafs (perlindungan jiwa). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi perlindungan K3, kendala yang dihadapi beserta upaya penyelesaiannya, serta kesesuaiannya dengan Maqashid Syariah dan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat studi kasus pada PT. PGAS Solution Kota Cirebon dengan pendekatan yuridis empiris. Teknik pengumpulan data menggunakan metode triangulasi yang terdiri dari wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini dengan data primer yaitu melalui wawancara dengan Manager HSSE, Supervisor, dan pekerja, serta analisis secara langsung pada lapangan, dan sumber data sekunder yaitu dengan menggali data-data dari berbagai literatur yang berhubungan dengan objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan PT. PGAS Solution telah mengimplementasikan K3 secara menyeluruh melalui kebijakan HSSE terintegrasi standar ISO, program CLSR 10 elemen, penyediaan APD dan APAR sesuai SNI, serta pengawasan oleh bagian HSSE. Kendala utama adalah penurunan kesadaran pekerja akibat kebiasaan (complacency), yang diatasi melalui toolbox meeting, briefing pagi, poster K3, reward, dan punishment via HSSE Passport dengan sanksi berjenjang. Ditinjau dari Maqasid Syariah, implementasi K3 telah sejalan dengan hifdz al-nafs melalui penyediaan APD, jaminan kesehatan BPJS, dan pemeriksaan rutin. Dari perspektif UU Nomor 13 Tahun 2003, perusahaan telah memenuhi Pasal 86 dan 87 dengan menerapkan sistem manajemen K3 dan menciptakan lingkungan kerja aman sesuai standar hukum ketenagakerjaan. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Perlindungan Pekerja, Maqashid Syariah, PT. PGAS Solution Kota Cirebon

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 24 Apr 2026 04:09
Last Modified: 24 Apr 2026 04:09
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18107

Actions (login required)

View Item View Item