Implementasi Penyelesaian Pembiayaan Akad Murabahah Bermasalah Di Pt Bsi Kc Cirebon Cipto

Elfaza Hanura Rohimatin, (2025) Implementasi Penyelesaian Pembiayaan Akad Murabahah Bermasalah Di Pt Bsi Kc Cirebon Cipto. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120091_1_cover.pdf

Download (677kB)
[img] Text
2283120091_2_bab1.pdf

Download (391kB)
[img] Text
2283120091_6_bab5.pdf

Download (254kB)
[img] Text
2283120091_7_dafpus.pdf

Download (240kB)

Abstract

Penyelesaian pembiayaan bermasalah pada akad murabahah merupakan aspek yang sangat diperhatikan dalam operasional Bank Syariah. Kinerja pembiayaan yang disalurkan kepada nasabah menjadi salah satu indikator penting untuk menilai apakah sebuah Bank Syariah berada dalam kategori sehat atau tidak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis akad yang diterapkan di PT BSI KC Cirebon Cipto, serta menganalisis strategi penyelesaian pembiayaan bermasalah MUI/2000, dan perpektif Undang-Undang No 21 Tahun 2008 Pasal 3. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan normatif-empiris, jenis penelitian ini merupakan pelitian lapangan (field research) yang didukung dengan kajian kepustakaan. Sumber data terdiri dari data primer yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan wawancara. serta data sekunder yang berasal dari peraturan perundang-undangan, Fatwa DSN MUI, dan literature tekait. Teknik analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk memperoleh gambaran yang komprehensif mengenai pembiayaan murabahah bermasalah di PT BSI KC Cirebon cipto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelesaian pembiayaan bermasalah di PT BSI KC Cirebon Cipto dilakukan melalui tahapan non-litigasi, seperti penagihan intensif, pemberian surat peringatan, restrukturisasi pembiayaan (rescheduling, reconditioning, dan restructuring), serta eksekusi jaminan sebagai langkah terakhir. Pelaksanaan penyelesaian tersebut pada umumnya telah sesuai dengan prinsip kehati-hatian, prinsip syariah, serta ketentuan UU No. 21 Tahun 2008 dan fatwa DSN MUI. Meskipun demikian, masih ditemukan kendala berupa faktor internal dan eksternal yang memengaruhi efektivitas penyelesaian pembiayaan bermasalah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan, analisis pembiayaan yang lebih cermat, serta pembinaan berkelanjutan kepada nasabah guna meminimalisir terjadinya pembiayaan bermasalah di masa mendatang. Kata kunci: Pembiayaan Bermasalah, Murabahah, Bank Syariah Indonesia, UU No. 21 Tahun 2008, Fatwa DSN MUI.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 24 Apr 2026 07:50
Last Modified: 24 Apr 2026 07:50
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18116

Actions (login required)

View Item View Item