Rizka Nabillah, (2026) PEMAHAMAN MASYARAKAT PEDESAAN TERHADAP SISTEM PERBANKAN SYARIAH DI DESA PANGURAGAN CIREBON “ (Rendahnya Tingkat Pemahaman Masyarakat Pedesaan Terhadap Perbankan Syariah. Faktro Sosial, Ekonomi, dan Kultural yang Menghambat Perbankan Syariah 2023 2025). Bachelor thesis, S1-Perbankan Syariah UIN SSC.
|
Text
1908203069_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
1908203069_2_bab1.pdf Download (446kB) |
|
|
Text
1908203069_6_bab5.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
1908203069_7_dafpus.pdf Download (262kB) |
Abstract
Rizka Nabillah. NIM : 1908203069, “ PEMAHAMAN MASYARAKAT PEDESAAN TERHADAP SISTEM PERBANKAN SYARIAH DI DESA PANGURAGAN CIREBON “ (Rendahnya Tingkat Pemahaman Masyarakat Pedesaan Terhadap Perbankan Syariah. Faktro Sosial, Ekonomi, dan Kultural yang Menghambat Perbankan Syariah 2023 2025)”, Skripsi 2026. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman masyarakat Desa Panguragan terhadap sistem, produk, dan pelayanan perbankan syariah serta mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi pemahaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari masyarakat desa dengan latar belakang pendidikan, pekerjaan, dan pengalaman keuangan yang beragam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah masih tergolong rendah, terutama pada aspek teknis seperti mekanisme akad, prosedur pembiayaan, serta perbedaan mendasar antara produk syariah dan konvensional. Pemahaman masyarakat lebih banyak berada pada ranah normatif, yaitu keyakinan bahwa bank syariah bebas dari riba, namun tidak diikuti dengan pengetahuan yang memadai mengenai operasionalnya. Faktor faktor yang memengaruhi pemahaman masyarakat meliputi tingkat pendidikan, akses informasi, lingkungan sosial, serta keterbatasan pengalaman langsung bertransaksi di bank syariah. Selain itu, hambatan pemahaman juga ditemukan pada aspek akses fisik yang jauh dari kantor bank syariah, rendahnya literasi digital, kuatnya kebiasaan penggunaan bank konvensional, serta keraguan terhadap keaslian prinsip syariah dalam praktik. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pemahaman masyarakat terhadap perbankan syariah tidak dapat ditingkatkan hanya melalui pendekatan religius, tetapi memerlukan strategi edukasi yang intensif, terstruktur, dan mudah dipahami. Penelitian ini merekomendasikan perlunya sosialisasi keuangan syariah secara berkelanjutan, peningkatan akses layanan syariah, serta penguatan literasi digital sebagai upaya mendorong peningkatan literasi keuangan syariah di masyarakat pedesaan. Kata Kunci: perbankan syariah, pemahaman masyarakat, literasi keuangan, masyarakat pedesaan, syariah.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HJ Public Finance |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:45 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:45 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18310 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

