Eka Kurnianingsih, (2026) Implementasi Prinsip Mubadalah dalam Pembagian Harta Gono Gini di Desa Sidapurna Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal. Bachelor thesis, S1- Hukum Keluarga Islam UIN SSC.
|
Text
2283110039_1_cover.pdf Download (836kB) |
|
|
Text
2283110039_2_bab1.pdf Download (398kB) |
|
|
Text
2283110039_6_bab5.pdf Download (128kB) |
|
|
Text
2283110039_7_dafpus.pdf Download (305kB) |
Abstract
Perkawinan tidak selamanya harmonis, kadang kalanya di rumah tangga terjadi salah paham, perselisihan, pertengkaran yang berkepanjangan yang berujung dengan perceraian. Akibat yang timbul dari putusnya sebuah hubungan suami istri yaitu hak asuh anak dan pembagian harta gono gini. Pembagian harta gono gini tidak di atur secara jelas dalam hukum Islam, akan tetapi di atur dalam teori mubadalah. Praktik dalam pembagian harta gono gini di Desa Sidapurna, Kecamatan Dukuhturi, Kabupaten Tegal menunjukkan bahwa pembagian harta gono gini di lakukan melibatkan dua belah pihak pasangam suami istri di luar Pengadilan, dan masih ditemukan ketidakadilan dalam pembagiannya. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini merumuskan tiga perumusan utama: yaitu bagaimana prinsip mubadalah dalam pengelolaan dan pembagian harta gono gini, bagaimana praktik pembagian harta gono gini di Desa Sidapurna Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal, serta bagaimana tinjauan mubadalah atas pembagian harta gono gini di Desa Sidapurna. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian berupa studi kasus dan penelitian lapangan (field research). Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan mantan pasangan suami istri di Desa Sidapurna. Data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah dan data-data lainnya. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang kemudian di analisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, prinsip mubadalah dalam pengelolaan dan pembagian harta gono gini menggunakan teori keranjang keluarga untuk memperjelas kontribusi masing-masing pihak. Kedua, praktik pembagian harta gono gini di Desa Sidapurna sebagian besar dilakukan di luar Pengadilan dengan cara musyawarah dengan melibatkan keluarga dari kedua belah pihak. Ketiga, tinjauan mubadalah atas pembagian harta gono gini di Desa Sidapurna pada dasarnya sebagian telah mencerminkan adanya upaya untuk mewujudkan keadilan dan kesalingan antara suami dan istri. Kata kunci: Prinsip Mubadalah; Harta Gono Gini; Kontribusi Suami-Istri
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:48 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:48 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18446 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

