Luthfi Akbar Fahlevi, (2026) Efektivitas Bimbingan Nikah Dalam Mengurangi Angka Perceraian Di Kua Kesambi Kota Cirebon. Bachelor thesis, S1- Hukum Keluarga Islam UIN SSC.
|
Text
2283110030_1_cover.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
2283110030_2_bab1.pdf Download (597kB) |
|
|
Text
2283110030_6_bab5.pdf Download (350kB) |
|
|
Text
2283110030_7_dafpus.pdf Download (406kB) |
Abstract
Tingginya tingkat perceraian di Indonesia, terutama di Kota Cirebon, mengindikasikan bahwa kesiapan pasangan dalam membina kehidupan rumah tangga yang harmonis masih tergolong rendah. Sebagai langkah pencegahan, Kementerian Agama Republik Indonesia melaksanakan Program Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin sebagaimana diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Nomor 373 Tahun 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan nikah di KUA Kesambi Kota Cirebon berdasarkan peraturan Dirjen Bimas Islam Nomor 373 Tahun 2017, kemudian mengetahui pengaruh bimbingan nikah terhadap upaya mengurangi angka perceraian di KUA Kesambi Kota Cirebon, serta menilai tingkat efektivitas bimbingan nikah dalam mengurangi angka perceraian. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif jenis empiris dengan pendekatan deskriptif analitis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan penghulu, penyuluh agama, serta pasangan calon pengantin, dan dilengkapi dengan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan guna memperoleh gambaran faktual mengenai pelaksanaan program bimbingan nikah serta pengaruhnya terhadap ketahanan rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan bimbingan nikah di KUA Kesambi telah berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan dilaksanakan secara sistematis, mulai dari pendaftaran hingga evaluasi dengan menggunakan modul resmi. Program ini memberikan pengaruh positif dalam mengurangi angka perceraian dengan membekali calon pengantin pengetahuan tentang hukum perkawinan, nilai-nilai keislaman, komunikasi, serta manajemen konflik. Secara umum, pelaksanaannya tergolong efektif menekan perceraian melalui dukungan hukum, aparatur kompeten, sarana memadai, serta partisipasi masyarakat yang relatif selaras dengan tujuan program tersebut daerah. Kata kunci: Efektivitas, Bimbingan Nikah, Perceraian, KUA
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Keluarga Islam (Al-Ahwal Al-Syahsyiyyah) |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 07:53 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 07:53 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

