Elma Nurmelinda, (2026) STRATEGI PENGEMBANGAN BISNIS MINUMAN MAO-MAO DI JALAN DEWI SARTIKA, SUMBER. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2108204087_1_cover.pdf Download (910kB) |
|
|
Text
2108204087_2_bab1.pdf Download (517kB) |
|
|
Text
2108204087_6_bab5.pdf Download (280kB) |
|
|
Text
2108204087_7_dafpus.pdf Download (335kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin ketatnya persaingan di industri minuman kekinian yang menuntut setiap pelaku usaha untuk mampu berinovasi dan menyusun strategi pengembangan bisnis yang tepat agar dapat bertahan dan berkembang. Mao-Mao sebagai salah satu pelaku usaha minuman lokal berupaya mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan dengan berbagai merek besar melalui strategi pemasaran dan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan pasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis strategi pengembangan bisnis yang diterapkan oleh Mao-Mao, mengidentifikasi hambatan dan upaya yang dilakukan dalam proses pengembangan usaha, meninjau penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam dalam strategi bisnis, serta menganalisis hasil SWOT dalam menentukan strategi pengembangan yang paling efektif bagi Mao-Mao. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik, karyawan, dan konsumen Mao-Mao. Analisis data dilakukan dengan menggunakan pendekatan analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk menentukan hasil strategi yang paling efektif dalam mengembangkan usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mao-Mao memiliki beberapa kekuatan berupa cita rasa khas yang sesuai dengan selera konsumen, harga yang terjangkau, serta lokasi usaha yang strategis. Namun, kelemahan yang dihadapi meliputi promosi yang masih terbatas, variasi menu yang belum beragam, dan sistem pembayaran yang belum sepenuhnya modern. Dari sisi peluang, tren minuman kekinian dan kemudahan layanan pesan-antar daring menjadi potensi besar, namun terdapat ancaman berupa persaingan yang ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis SWOT, diperoleh skor kekuatan sebesar 42, kelemahan 33, peluang 41, dan ancaman 36, dengan nilai internal 4,5 dan nilai eksternal 2,5, sehingga Mao-Mao menempatkan pada kuadran I (Strategi Agresif). Dalam perspektif ekonomi Islam, pengembangan bisnis minuman Mao-Mao telah mencerminkan nilai-nilai syariah seperti kejujuran (ash-shidq), keadilan (al-‘adl), dan tanggung jawab sosial (maslahah). Mao-Mao berupaya menjaga kualitas produk, memberikan harga yang adil, dan menjalin hubungan yang baik dengan konsumen serta masyarakat sekitar. Dengan demikian, strategi pengembangan yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada keberkahan dan keberlanjutan usaha. Kata Kunci : Strategi Pengembangan Bisnis, Analisis SWOT, Mao-Mao, Ekonomi Islam
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 15 Jul 2026 04:34 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:34 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18546 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

