Pengaruh Akses Teknologi dan Tingkat Pendidikan terhadap Inklusi Keuangan Syariah melalui Faktor Sosial Budaya sebagai Variabel Intervening di Buntet Pesantren Cirebon

Fatkhatul Farikhah, (2026) Pengaruh Akses Teknologi dan Tingkat Pendidikan terhadap Inklusi Keuangan Syariah melalui Faktor Sosial Budaya sebagai Variabel Intervening di Buntet Pesantren Cirebon. Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2282120191_1_cover.pdf

Download (753kB)
[img] Text
2282120191_2_bab1.pdf

Download (146kB)
[img] Text
2282120191_6_bab5.pdf

Download (76kB)
[img] Text
2282120191_7_dafpus.pdf

Download (269kB)

Abstract

Inklusi keuangan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dibandingkan dengan inklusi keuangan konvensional, meskipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam. Kondisi ini juga terjadi di lingkungan Buntet Pesantren yang memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Rendahnya pemanfaatan layanan keuangan syariah dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya akses teknologi, tingkat pendidikan, dan faktor sosial budaya masyarakat pesantren. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh akses teknologi dan tingkat pendidikan terhadap inklusi keuangan syariah melalui faktor sosial budaya sebagai variabel intervening di Buntet Pesantren. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Populasi dalam penelitian ini adalah santri di lingkungan Buntet Pesantren Cirebon yang berjumlah sekitar 6.200 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 98 responden yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses teknologi dan tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap faktor sosial budaya. Faktor sosial budaya juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap inklusi keuangan syariah. Selain itu, akses teknologi dan tingkat pendidikan secara langsung berpengaruh positif terhadap inklusi keuangan syariah. Faktor sosial budaya mampu memediasi pengaruh akses teknologi dan tingkat pendidikan terhadap inklusi keuangan syariah. Simpulan penelitian menegaskan diperlukan strategi pengembangan keuangan syariah yang tidak hanya berfokus pada aspek teknologi dan pendidikan, tetapi juga memperhatikan nilai sosial budaya masyarakat pesantren agar inklusi keuangan syariah dapat berkembang secara optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci: Akses Teknologi, Tingkat Pendidikan, Inklusi Keuangan Syariah, Faktor Sosial Budaya, Pesantren.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HB Economic Theory
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 15 Jul 2026 04:47
Last Modified: 15 Jul 2026 04:47
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18554

Actions (login required)

View Item View Item