NURAINAH, (2026) PENGARUH BELANJA MODAL TERHADAP TINGKAT KEMISKINAN DENGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO (PDRB) SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (2011-2024). Bachelor thesis, S1- Ekonomi Syariah UIN SSC.
|
Text
2282120231_1_cover.pdf Download (753kB) |
|
|
Text
2282120231_2_bab1.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
2282120231_6_bab5.pdf Download (46kB) |
|
|
Text
2282120231_7_dafpus.pdf Download (182kB) |
Abstract
Tingkat kemiskinan di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih berada di atas rata-rata nasional meskipun DIY mencatatkan Indeks Pembangunan Manusia tertinggi di Indonesia, mengindikasikan bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya ditransmisikan menjadi penurunan kemiskinan secara merata. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mengenai efektivitas kebijakan fiskal daerah, khususnya belanja modal, dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pada akhirnya menekan tingkat kemiskinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Belanja Modal terhadap Tingkat Kemiskinan di DIY periode 2011–2024, dengan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan teknik regresi mediasi dua persamaan berdasarkan metodologi Baron-Kenny, diestimasi melalui Ordinary Least Squares (OLS) dan disempurnakan dengan kesalahan standar Newey-West HAC untuk mengatasi potensi autokorelasi dan heteroskedastisitas. Uji kointegrasi Granger-Engle memvalidasi penggunaan data level, mengkonfirmasi hubungan keseimbangan jangka panjang antara variabel. Pengujian asumsi klasik mengungkapkan bahwa residual dari kedua persamaan terdistribusi normal (Jarque-Bera: nilai p 0,0904 dan 0,8494), tanpa multikolinearitas signifikan (Centred VIF <10), bebas dari heteroskedastisitas (Uji White: nilai p 0,6843 dan 0,1306), dan bahwa potensi autokorelasi dikurangi melalui koreksi HAC. Hasil penelitian mengungkapkan tiga temuan utama. Pertama, Belanja Modal lag-1 memberikan pengaruh positif dan signifikan secara statistik terhadap PDRB DIY, menunjukkan koefisien elastisitas sebesar 0,2142 pada tingkat signifikansi 1% (prob. = 0,0001), sehingga menegaskan bahwa investasi publik mendorong pertumbuhan ekonomi daerah setelah penundaan satu tahun. Kedua, PDRB memberikan dampak negatif dan substansial terhadap Tingkat Kemiskinan, dengan koefisien -7,793 pada tingkat signifikansi 1% (prob. = 0,0000), sehingga memvalidasi efektivitas mekanisme trickle-down di DIY. Dampak langsung Belanja Modal terhadap Tingkat Kemiskinan dapat diabaikan (prob. = 0,1870), namun efek tidak langsung melalui PDRB signifikan secara statistik menurut Uji Sobel, menunjukkan efek mediasi sebesar -1,6695 poin persentase untuk setiap peningkatan 1% dalam Belanja Modal. Pola ini menunjukkan bahwa PDRB berperan sebagai mediator lengkap dalam hubungan antara Belanja Modal dan Tingkat Kemiskinan di DIY, yang menandakan bahwa efektivitas kebijakan fiskal dalam mengurangi kemiskinan di DIY sepenuhnya bergantung pada kapasitas Belanja Modal untuk merangsang pertumbuhan ekonomi. Kata Kunci: Belanja Modal, Produk Domestik Regional Bruto, Tingkat Kemiskinan
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > HB Economic Theory |
| Divisions: | Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam |
| Depositing User: | rosyidah rosyidah rosyidah |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 02:15 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 02:15 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18678 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

