ANALISIS KEBIJAKAN OPERASI PASAR TERBUKA DALAM MENJAGA KESTABILAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KOTA CIREBON

DIMAS ADITYA RIZKY, (2026) ANALISIS KEBIJAKAN OPERASI PASAR TERBUKA DALAM MENJAGA KESTABILAN USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH DI KOTA CIREBON. Bachelor thesis, S1-Hukum Ekonomi Syariah UIN SSC.

[img] Text
2283120060_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2283120060_2_bab1.pdf

Download (469kB)
[img] Text
2283120060_6_bab5.pdf

Download (341kB)
[img] Text
2283120060_7_dafpus.pdf

Download (449kB)

Abstract

Kebijakan Operasi Pasar Terbuka (OPT) merupakan salah satu instrumen utama kebijakan moneter yang digunakan oleh Bank Indonesia untuk mengendalikan likuiditas, menjaga stabilitas inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Cirebon, khususnya sebelum penerapan OPT secara optimal, di mana UMKM mengalami tekanan akibat inflasi yang relatif tinggi, keterbatasan akses pembiayaan, serta fluktuasi harga bahan baku yang berdampak pada keberlangsungan usaha. Tujuan penelitian ini yaitu dampak kebijakan Operasi Pasar Terbuka terhadap tingkat inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Kota Cirebon, prioritas kebijakan OPT dalam menjaga kestabilan UMKM, serta faktor pendorong dan penghambat implementasi kebijakan OPT beserta solusi atas kendala yang dihadapi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research). Data penelitian diperoleh melalui wawancara dengan pihak Kantor Perwakilan Bank Indonesia Cirebon, pelaku UMKM, serta instansi terkait, disertai observasi dan dokumentasi sebagai data pendukung. Penelitian menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) sebagai analisis untuk menentukan prioritas kebijakan berdasarkan kriteria dan subkriteria yang relevan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan Operasi Pasar Terbuka yang dilaksanakan oleh Bank Indonesia berperan penting dalam menekan laju inflasi dan menciptakan stabilitas harga di Kota Cirebon, sehingga memberikan kepastian usaha bagi pelaku UMKM. Stabilitas makroekonomi yang tercipta melalui OPT juga meningkatkan kepercayaan perbankan dalam menyalurkan pembiayaan kepada sektor UMKM. Namun demikian, efektivitas kebijakan OPT dalam mendukung pertumbuhan UMKM masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan akses permodalan, rendahnya literasi keuangan, serta belum optimalnya transmisi kebijakan moneter di tingkat daerah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi yang lebih kuat antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, dan pelaku UMKM agar kebijakan Operasi Pasar Terbuka dapat memberikan dampak yang lebih optimal dalam menjaga kestabilan dan pengembangan UMKM di Kota Cirebon. Kata Kunci: Operasi Pasar Terbuka; Kebijakan Moneter; Bank Indonesia; UMKM; Kota Cirebon.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 04:49
Last Modified: 17 Jul 2026 03:34
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18759

Actions (login required)

View Item View Item