MANAJEMEN PENGELOLAAN WAKAF TANAH UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Desa Parean Girang, Kabupaten Indramayu)

MUHAMMAD HABIB BAIHAQQIE, (2026) MANAJEMEN PENGELOLAAN WAKAF TANAH UNTUK PEMBERDAYAAN MASYARAKAT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM (Studi Kasus Di Desa Parean Girang, Kabupaten Indramayu). Bachelor thesis, S1-Pariwisata Syariah UIN SSC.

[img] Text
2108202116_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2108202116_2_bab1.pdf

Download (586kB)
[img] Text
2108202116_6_bab5.pdf

Download (391kB)
[img] Text
2108202116_7_dafpus.pdf

Download (314kB)

Abstract

Wakaf tanah merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang memiliki potensi besar dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan yang produktif dan berkelanjutan. Secara normatif, pengelolaan wakaf tanah seharusnya tidak hanya bersifat ibadah simbolik, tetapi juga diarahkan pada pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat. Namun, dalam praktik di Desa Parean Girang, Kabupaten Indramayu, pengelolaan wakaf tanah masih cenderung bersifat tradisional dan belum optimal dalam mendukung pemberdayaan masyarakat. Berdasarkan kondisi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pengelolaan wakaf tanah, sistem pemanfaatannya dalam pemberdayaan masyarakat, serta kesesuaiannya dengan prinsip-prinsip hukum Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus dan termasuk dalam penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan kepala desa, nazhir, tokoh masyarakat, serta pihak KUA, dan dokumentasi. Sumber data terdiri dari data primer dan sekunder yang relevan dengan pengelolaan wakaf tanah. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperkuat dengan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pengelolaan wakaf tanah di Desa Parean Girang belum berjalan secara optimal berdasarkan fungsi manajemen POAC (planning, organizing, actuating, controlling). Pemanfaatan wakaf masih didominasi untuk kepentingan ibadah seperti masjid dan pemakaman, serta belum diarahkan secara produktif untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dari perspektif hukum Islam, pengelolaan wakaf tersebut pada dasarnya telah memenuhi prinsip keabsahan wakaf, namun belum sepenuhnya mencerminkan nilai kemaslahatan, keberlanjutan, dan pemberdayaan umat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan manajemen wakaf yang lebih profesional dan integratif agar wakaf tanah dapat berfungsi sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat secara optimal. Kata Kunci: Manajemen Wakaf; Pemberdayaan Masyarakat; Hukum Islam; POAC

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam > Hukum Ekonomi Islam (Muamalah)
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 16 Jul 2026 06:10
Last Modified: 16 Jul 2026 06:10
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18778

Actions (login required)

View Item View Item