“PENGARUH LIKUIDITAS, INTENSITAS MODAL DAN UMUR PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI & REAL ESTATE YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2024”

Jesie Isnaeni Agasi, (2026) “PENGARUH LIKUIDITAS, INTENSITAS MODAL DAN UMUR PERUSAHAAN TERHADAP TAX AVOIDANCE PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI & REAL ESTATE YANG TERDAFTAR PADA BURSA EFEK INDONESIA (BEI) PERIODE 2021-2024”. Bachelor thesis, S1- AKUTANSI SYARIAH UIN SSC.

[img] Text
2282133112_1_cover.pdf

Download (1MB)
[img] Text
2282133112_2_bab1.pdf

Download (395kB)
[img] Text
2282133112_6_bab5.pdf

Download (291kB)
[img] Text
2282133112_7_dafpus.pdf

Download (352kB)

Abstract

Penghindaran pajak (tax avoidance) merupakan isu yang terus berkembang di Indonesia, di mana kerugian negara akibat praktik ini diperkirakan mencapai Rp 32 triliun pada tahun 2021 dan meningkat menjadi Rp 44 triliun pada tahun 2023. Sektor properti dan real estate tercatat sebagai salah satu sektor yang paling banyak teridentifikasi melakukan penghindaran pajak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, intensitas modal, dan umur perusahaan terhadap tax avoidance pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan yang diperoleh dari situs resmi BEI (www.idx.co.id). Populasi penelitian berjumlah 70 perusahaan, dan melalui teknik purposive sampling diperoleh sampel sebanyak 21 perusahaan dengan total 84 observasi selama empat tahun. Variabel dependen adalah tax avoidance yang diukur menggunakan Effective Tax Rate (ETR), sedangkan variabel independen meliputi likuiditas yang diukur dengan Current Ratio (CR), intensitas modal yang diukur dengan Capital Intensity Ratio (CIR), dan umur perusahaan yang dihitung berdasarkan tahun IPO. Teknik analisis data menggunakan regresi data panel dengan Fixed Effect Model menggunakan software Eviews 12, dilengkapi dengan uji asumsi klasik dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance (t-hitung = -0,177 < t-tabel = 1,664; sig. 0,860 > 0,05); (2) Intensitas modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap tax avoidance (t-hitung = 3,141 > t-tabel = 1,664; sig. 0,003 < 0,05), menunjukkan bahwa semakin besar proporsi aset tetap, semakin besar pula pemanfaatan depresiasi sebagai pengurang pajak; (3) Umur perusahaan berpengaruh positif terhadap tax avoidance (t-hitung = 1,809 > t-tabel = 1,664; sig. 0,076), mengindikasikan bahwa perusahaan yang lebih lama beroperasi cenderung lebih terampil dalam memanfaatkan celah perpajakan; (4) Secara simultan, ketiga variabel tidak berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance (F-hitung = 1,515 < F-tabel = 2,72; sig. 0,101 > 0,05). Nilai Adjusted R² sebesar 12,49% menunjukkan bahwa ketiga variabel mampu menjelaskan 12,49% variasi tax avoidance, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model. Kata Kunci: Likuiditas, Intensitas Modal, Umur Perusahaan, Penghindaran Pajak

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
Divisions: Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam
Depositing User: rosyidah rosyidah rosyidah
Date Deposited: 17 Jul 2026 02:12
Last Modified: 17 Jul 2026 02:12
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/18874

Actions (login required)

View Item View Item