LAYYINATUL KAROMAH, (2026) PERAN RUMAH QUR’AN DALAM MENINGKATKAN LITERASI AL-QUR’AN PESERTA DIDIK (Studi Kasus di Rumah Qur’an Al-Mujtaba Kedawung Cirebon). Bachelor thesis, S1 - Pendidikan Agama Islam.
|
Text
2281010026_1_cover.pdf Download (5MB) |
|
|
Text
2281010026_2_bab1.pdf Download (586kB) |
|
|
Text
2281010026_6_bab5.pdf Download (450kB) |
|
|
Text
2281010026_7_dafpus.pdf Download (412kB) |
Abstract
Literasi Al-Qur’an merupakan kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap muslim, meliputi kemampuan membaca, memahami, menghafal, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Namun demikian, perkembangan teknologi digital, rendahnya minat membaca, serta meningkatnya penggunaan media sosial menjadi tantangan dalam penguatan literasi Al-Qur’an pada peserta didik. Rumah Qur’an sebagai lembaga pendidikan Islam nonformal memiliki peran strategis dalam membantu meningkatkan literasi Al-Qur’an peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Rumah Qur’an Al Mujtaba dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an peserta didik, mengetahui kondisi literasi Al-Qur’an peserta didik, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan faktor penghambat yang memengaruhi pelaksanaan program literasi Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas ketua Rumah Qur’an, ustaz dan ustazah, peserta didik, serta orang tua peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rumah Qur’an Al-Mujtaba berperan sebagai pusat pembelajaran Al-Qur’an, pusat pembinaan tahsin dan tajwid, pusat pengembangan hafalan Al-Qur’an, pusat pembiasaan membaca Al Qur’an, serta pusat pembentukan budaya Qur’ani. Kondisi literasi Al-Qur’an peserta didik berada pada kategori baik yang ditandai dengan meningkatnya kemampuan membaca Al-Qur’an, penguasaan tajwid, hafalan Al-Qur’an, kebiasaan membaca Al-Qur’an, serta pengamalan nilai-nilai Qur’ani. Faktor pendukung meliputi kompetensi ustaz dan ustazah, dukungan orang tua, program pembelajaran yang terstruktur, lingkungan religius, sarana prasarana yang memadai, dan motivasi peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi penggunaan gawai dan media sosial yang berlebihan, keterbatasan waktu belajar, perbedaan kemampuan peserta didik, kurangnya pendampingan sebagian orang tua, serta keterbatasan media pembelajaran digital. Penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Qur’an berbasis masyarakat memiliki kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an dan membentuk karakter religius peserta didik.
| Item Type: | Thesis (Bachelor) |
|---|---|
| Subjects: | Pendidikan > Pendidikan (Umum) |
| Divisions: | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan > 1. Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Eka Cahya Nugraha |
| Date Deposited: | 22 Jul 2026 08:32 |
| Last Modified: | 22 Jul 2026 08:32 |
| URI: | http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19195 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

