KONSTRUKSI AKHLAK RELIGIUS DALAM BUKU SENI MERAYU TUHAN KARYA HUSEIN JA'FAR AL HADAR: ANALISIS HERMENEUTIKA FENOMENOLOGIS PAUL RICOEUR

Riza Amrulloh, (2026) KONSTRUKSI AKHLAK RELIGIUS DALAM BUKU SENI MERAYU TUHAN KARYA HUSEIN JA'FAR AL HADAR: ANALISIS HERMENEUTIKA FENOMENOLOGIS PAUL RICOEUR. Bachelor thesis, S1- AFI.

[img] Text
2285120011_1_cover.pdf

Download (2MB)
[img] Text
2285120011_2_bab1.pdf

Download (357kB)
[img] Text
2285120011_6_bab5.pdf

Download (167kB)
[img] Text
2285120011_7_dafpus.pdf

Download (208kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konstruksi akhlak religius yang direpresentasikan dalam buku Seni Merayu Tuhan karya Husein Ja'far Al Hadar serta menganalisis konstruksi makna yang terkandung di dalamnya melalui pendekatan hermeneutika fenomenologis Paul Ricoeur. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keberagamaan kontemporer yang cenderung formalistik dan ritualistik sehingga sering mengabaikan dimensi akhlak, cinta, dan kemanusiaan dalam kehidupan beragama. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) yang diperkaya dengan data refigurasi pembaca melalui media sosial dan wawancara. Sumber data primer berupa buku Seni Merayu Tuhan, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, penelitian terdahulu, respons pembaca di media sosial, dan hasil wawancara. Analisis data dilakukan menggunakan konsep tiga mimesis Paul Ricoeur, yaitu mimesis I (prafigurasi), mimesis II (konfigurasi), dan mimesis III (refigurasi).Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku Seni Merayu Tuhan lahir dari kritik Husein Ja'far Al Hadar terhadap pola keberagamaan yang cenderung kaku, eksklusif, dan kehilangan nilai cinta serta kemanusiaan. Pada tahap konfigurasi (mimesis II), konstruksi akhlak religius direpresentasikan melalui empat dimensi utama, yaitu akhlak kepada Allah, akhlak kepada sesama manusia, akhlak kepada diri sendiri, dan akhlak dalam kehidupan sosial. Nilai-nilai tersebut diwujudkan dalam sikap cinta kepada Allah, keikhlasan, tawakal, toleransi, kasih sayang, introspeksi diri, kepedulian sosial, serta penghormatan terhadap keberagaman. Pada tahap refigurasi (mimesis III), pembaca menunjukkan pemahaman baru mengenai keberagamaan yang lebih humanis, inklusif, dan berorientasi pada pembentukan akhlak religius. Temuan ini menunjukkan bahwa buku Seni Merayu Tuhan tidak hanya menyampaikan refleksi keagamaan, tetapi juga membangun kesadaran pembaca mengenai pentingnya akhlak religius dalam hubungan dengan Allah, sesama manusia, diri sendiri, dan kehidupan sosial. Dengan demikian, buku ini menjadi media refleksi yang relevan dalam membentuk keberagamaan yang berlandaskan cinta, toleransi, dan kemanusiaan.

[error in script]
Item Type: Thesis (Bachelor)
Subjects: Filsafat, Psikologi, Agama > BL Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah > Filsafat Agama
Depositing User: H. Tohirin S.Ag
Date Deposited: 28 Jul 2026 07:18
Last Modified: 28 Jul 2026 07:18
URI: http://repository.syekhnurjati.ac.id/id/eprint/19304

Actions (login required)

View Item View Item